{"id":5764,"date":"2025-11-04T11:22:24","date_gmt":"2025-11-04T04:22:24","guid":{"rendered":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional"},"modified":"2025-11-04T11:22:24","modified_gmt":"2025-11-04T04:22:24","slug":"krisis-ekonomi-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional","title":{"rendered":"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara"},"content":{"rendered":"<p><!DOCTYPE html> <html> <head> <title>Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya<\/title> <\/head> <body> <\/p>\n<p>Krisis ekonomi internasional adalah momok yang menghantui perekonomian global. Dampaknya bisa sangat luas, mulai dari penurunan pertumbuhan ekonomi, meningkatnya pengangguran, hingga instabilitas politik. Memahami akar penyebab dan dampak dari krisis ini sangat penting agar kita dapat mempersiapkan diri dan mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat.<\/p>\n<p>Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang krisis ekonomi internasional. Kita akan mengupas tuntas penyebab-penyebab utama, dampak yang ditimbulkan, serta berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan meminimalisir risiko krisis di masa depan. Mari kita simak bersama!<\/p>\n<h2>Penyebab Krisis Ekonomi Internasional<\/h2>\n<p>Krisis ekonomi internasional tidak terjadi secara tiba-tiba. Biasanya, ada serangkaian faktor yang saling terkait dan mengakumulasi hingga akhirnya memicu terjadinya krisis. Salah satu penyebab utama adalah ketidakseimbangan ekonomi global, seperti defisit neraca perdagangan yang besar atau akumulasi hutang yang berlebihan.<\/p>\n<p>Selain itu, spekulasi berlebihan di pasar keuangan juga dapat menjadi pemicu krisis. Investasi yang tidak didasari oleh fundamental ekonomi yang kuat, melainkan hanya didorong oleh sentimen pasar, sangat rentan terhadap gejolak. Ketika gelembung spekulasi pecah, dampaknya bisa sangat merusak bagi perekonomian global.<\/p>\n<h2>Dampak Krisis Ekonomi Internasional<\/h2>\n<p>Dampak krisis ekonomi internasional sangatlah luas dan kompleks. Salah satu dampak yang paling terasa adalah penurunan pertumbuhan ekonomi global. Permintaan agregat menurun, investasi melambat, dan produksi industri berkurang, sehingga pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan terhambat.<\/p>\n<p>Selain itu, krisis ekonomi juga seringkali memicu gelombang PHK dan meningkatnya pengangguran. Perusahaan-perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan terpaksa melakukan efisiensi dengan cara mengurangi jumlah karyawan. Hal ini tentu saja berdampak negatif bagi kesejahteraan masyarakat dan dapat memicu masalah sosial.<\/p>\n<h2>Jenis-Jenis Krisis Ekonomi<\/h2>\n<p>Krisis ekonomi tidak selalu sama. Ada beberapa jenis krisis yang berbeda, masing-masing dengan karakteristik dan penyebab yang unik. Salah satunya adalah krisis keuangan, yang biasanya dipicu oleh masalah di sektor perbankan atau pasar modal. Krisis ini dapat menyebar dengan cepat ke sektor riil dan menyebabkan resesi ekonomi.<\/p>\n<p>Jenis krisis lainnya adalah krisis mata uang, yang terjadi ketika nilai mata uang suatu negara mengalami penurunan drastis. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti defisit neraca pembayaran yang besar, inflasi yang tinggi, atau ketidakpercayaan investor terhadap mata uang tersebut. Coba sekarang di <a href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">akpersintang.ac.id<\/a>!<\/p>\n<h3>Krisis Keuangan Global 2008<\/h3>\n<p>Krisis Keuangan Global 2008 adalah salah satu krisis ekonomi terparah dalam sejarah modern. Krisis ini dipicu oleh masalah di pasar perumahan Amerika Serikat, di mana banyak orang tidak mampu membayar cicilan rumah mereka. Hal ini menyebabkan runtuhnya pasar obligasi berbasis hipotek dan memicu krisis kepercayaan di sektor perbankan.<\/p>\n<p>Dampak dari krisis ini sangatlah luas. Bank-bank besar di seluruh dunia mengalami kesulitan keuangan, pasar saham jatuh, dan ekonomi global mengalami resesi yang dalam. Banyak negara harus mengambil langkah-langkah stimulus fiskal dan moneter yang besar untuk mengatasi krisis ini.<\/p>\n<h3>Krisis Utang Eropa<\/h3>\n<p>Krisis Utang Eropa adalah serangkaian krisis utang yang menimpa beberapa negara anggota Uni Eropa, seperti Yunani, Portugal, dan Irlandia. Krisis ini dipicu oleh tingginya tingkat hutang publik dan kurangnya disiplin fiskal di negara-negara tersebut.<\/p>\n<p>Krisis Utang Eropa mengancam stabilitas zona euro dan memicu kekhawatiran akan pecahnya Uni Eropa. Untuk mengatasi krisis ini, Uni Eropa dan IMF memberikan bantuan keuangan kepada negara-negara yang mengalami kesulitan, dengan syarat mereka harus melakukan reformasi ekonomi yang ketat.<\/p>\n<h2>Peran Pemerintah dalam Mengatasi Krisis<\/h2>\n<p>Pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam mengatasi krisis ekonomi. Salah satu peran utama pemerintah adalah memberikan stimulus fiskal, yaitu meningkatkan pengeluaran pemerintah atau menurunkan pajak untuk mendorong permintaan agregat.<\/p>\n<p>Selain itu, pemerintah juga dapat melakukan intervensi di pasar keuangan untuk menstabilkan nilai tukar mata uang dan mencegah terjadinya kepanikan. Pemerintah juga dapat memberikan bantuan kepada sektor-sektor ekonomi yang paling terkena dampak krisis, seperti sektor perbankan atau sektor industri.<\/p>\n<h3>Kebijakan Moneter<\/h3>\n<p>Kebijakan moneter, yang dijalankan oleh bank sentral, juga merupakan alat penting untuk mengatasi krisis ekonomi. Bank sentral dapat menurunkan suku bunga untuk mendorong pinjaman dan investasi, atau melakukan operasi pasar terbuka untuk meningkatkan likuiditas di pasar keuangan.<\/p>\n<p>Selain itu, bank sentral juga dapat memberikan pinjaman darurat kepada bank-bank yang mengalami kesulitan likuiditas. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya krisis perbankan dan menjaga stabilitas sistem keuangan.<\/p>\n<h2>Pencegahan Krisis Ekonomi<\/h2>\n<p>Mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan upaya pencegahan agar krisis ekonomi tidak terjadi. Salah satu upaya pencegahan yang penting adalah menjaga stabilitas makroekonomi, dengan cara mengendalikan inflasi, menjaga defisit anggaran tetap terkendali, dan menghindari akumulasi hutang yang berlebihan.<\/p>\n<p>Selain itu, penting juga untuk memperkuat regulasi dan pengawasan terhadap sektor keuangan. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya spekulasi berlebihan dan mengurangi risiko terjadinya krisis keuangan.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Krisis ekonomi internasional adalah tantangan yang kompleks dan serius. Memahami penyebab, dampak, dan cara mengatasinya sangat penting agar kita dapat mempersiapkan diri dan mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat. Kerja sama internasional dan kebijakan yang tepat sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas ekonomi global dan mencegah terjadinya krisis di masa depan.<\/p>\n<p>Dengan memahami berbagai aspek krisis ekonomi, kita dapat lebih siap menghadapi tantangan dan berkontribusi pada terciptanya perekonomian global yang lebih stabil dan berkelanjutan. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan wawasan baru bagi kita semua.<\/p>\n<p> <\/body> <\/html><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya Krisis ekonomi internasional adalah momok yang menghantui perekonomian global. Dampaknya bisa sangat luas, mulai dari penurunan pertumbuhan ekonomi, meningkatnya pengangguran, hingga instabilitas politik. Memahami akar penyebab dan dampak dari krisis ini sangat penting agar kita dapat mempersiapkan diri dan mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat. Artikel ini akan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5763,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[929],"tags":[641,1388],"class_list":["post-5764","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-bisnis","tag-ekonomi","tag-krisis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v28.2) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara - AKPER Sintang<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya Krisis ekonomi internasional adalah momok yang menghantui perekonomian global. Dampaknya bisa sangat luas, mulai dari penurunan pertumbuhan ekonomi, meningkatnya pengangguran, hingga instabilitas politik. Memahami akar penyebab dan dampak dari krisis ini sangat penting agar kita dapat mempersiapkan diri dan mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat. Artikel ini akan &hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AKPER Sintang\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-04T04:22:24+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\"},\"headline\":\"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara\",\"datePublished\":\"2025-11-04T04:22:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional\"},\"wordCount\":820,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/krisis-ekonomi-internasional.png\",\"keywords\":[\"ekonomi\",\"krisis\"],\"articleSection\":[\"Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional\",\"name\":\"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara - AKPER Sintang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/krisis-ekonomi-internasional.png\",\"datePublished\":\"2025-11-04T04:22:24+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/krisis-ekonomi-internasional.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/krisis-ekonomi-internasional.png\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Krisis Ekonomi Internasional\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/krisis-ekonomi-internasional#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog AKPER Sintang\",\"description\":\"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"AKPER SINTANG\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"AKPER SINTANG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"administrator\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara - AKPER Sintang","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara","og_description":"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya Krisis ekonomi internasional adalah momok yang menghantui perekonomian global. Dampaknya bisa sangat luas, mulai dari penurunan pertumbuhan ekonomi, meningkatnya pengangguran, hingga instabilitas politik. Memahami akar penyebab dan dampak dari krisis ini sangat penting agar kita dapat mempersiapkan diri dan mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat. Artikel ini akan &hellip;","og_url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional","og_site_name":"Blog AKPER Sintang","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","article_published_time":"2025-11-04T04:22:24+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920"},"headline":"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara","datePublished":"2025-11-04T04:22:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional"},"wordCount":820,"publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/krisis-ekonomi-internasional.png","keywords":["ekonomi","krisis"],"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional","name":"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara - AKPER Sintang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/krisis-ekonomi-internasional.png","datePublished":"2025-11-04T04:22:24+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional#primaryimage","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/krisis-ekonomi-internasional.png","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/krisis-ekonomi-internasional.png","width":700,"height":400,"caption":"Krisis Ekonomi Internasional"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/krisis-ekonomi-internasional#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Krisis Ekonomi Internasional: Penyebab, Dampak, dan Cara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","name":"Blog AKPER Sintang","description":"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter","publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization","name":"AKPER SINTANG","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"AKPER SINTANG"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","https:\/\/www.instagram.com\/akpersintang","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["administrator"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5764","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5764"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5764\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}