{"id":4266,"date":"2025-08-31T19:09:01","date_gmt":"2025-08-31T12:09:01","guid":{"rendered":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang"},"modified":"2025-08-31T19:09:01","modified_gmt":"2025-08-31T12:09:01","slug":"cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang","title":{"rendered":"Cara Menulis Footnote Jurnal: Panduan Lengkap untuk"},"content":{"rendered":"<p>Menulis jurnal ilmiah merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan ketelitian tinggi, termasuk dalam hal penulisan footnote. Footnote, atau catatan kaki, digunakan untuk memberikan informasi tambahan, klarifikasi, atau referensi yang mendukung isi tulisan tanpa mengganggu alur bacaan utama. Penulisan footnote yang benar dan konsisten sangat penting untuk menjaga kredibilitas dan kualitas jurnal yang dihasilkan. Salah satu hal yang sering membingungkan, khususnya bagi penulis pemula, adalah bagaimana cara menulis footnote yang tepat, terutama jika jurnal tersebut ditulis oleh dua pengarang.<\/p>\n<p>Artikel ini akan memberikan panduan lengkap tentang cara menulis footnote dari jurnal yang ditulis oleh dua pengarang. Kami akan membahas berbagai aspek penting, mulai dari format penulisan hingga tata cara penyebutan sumber yang tepat. Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan penulis dapat menghindari kesalahan umum dan menghasilkan footnote yang akurat dan profesional. Mari kita mulai dengan memahami dasar-dasar penulisan footnote untuk jurnal ilmiah.<\/p>\n<h2>1. Memahami Gaya Penulisan Footnote<\/h2>\n<p>Sebelum membahas penulisan footnote untuk dua pengarang, penting untuk memahami gaya penulisan footnote yang digunakan. Berbagai jurnal memiliki pedoman gaya penulisan yang berbeda, seperti APA (American Psychological Association), MLA (Modern Language Association), Chicago, atau lainnya. Pastikan Anda mengikuti pedoman gaya penulisan yang ditetapkan oleh jurnal target Anda. Ketidakkonsistenan dalam gaya penulisan footnote dapat mengurangi kualitas dan kredibilitas jurnal.<\/p>\n<p>Pedoman gaya ini biasanya akan menentukan hal-hal seperti format penulisan angka footnote (angka Arab superskrip, huruf kecil, dll.), tata letak footnote di halaman, dan format penulisan bibliografi (daftar pustaka) yang terkait dengan footnote.<\/p>\n<h2>2. Menentukan Nomor Footnote<\/h2>\n<p>Penomoran footnote biasanya dilakukan secara berurutan, dimulai dari angka 1 dan seterusnya. Setiap footnote diberikan nomor unik yang sesuai dengan referensi teks dalam jurnal. Jangan menggunakan nomor yang sama untuk footnote yang berbeda. Pastikan penomoran konsisten dan mudah diikuti oleh pembaca.<\/p>\n<p>Beberapa gaya penulisan mungkin menggunakan sistem lain selain penomoran, seperti huruf atau simbol. Namun, sistem penomoran tetap menjadi yang paling umum digunakan.<\/p>\n<h2>3. Format Penulisan Nama Pengarang dalam Footnote<\/h2>\n<p>Untuk jurnal dengan dua pengarang, penulisan nama dalam footnote mengikuti aturan yang sudah ditentukan dalam pedoman gaya. Biasanya, nama pengarang ditulis lengkap pada footnote pertama dan disingkat pada footnote selanjutnya jika rujukannya sama. Misalnya, pada footnote pertama, tuliskan &#8220;Nama Depan Nama Belakang &#038; Nama Depan Nama Belakang (Tahun: halaman)&#8221;. Pada footnote berikutnya, cukup tuliskan &#8220;Nama Belakang &#038; Nama Belakang (Tahun: halaman)&#8221; atau sesuai dengan pedoman gaya jurnal yang Anda gunakan.<\/p>\n<p>Perhatikan urutan penulisan nama, apakah mengikuti urutan abjad atau urutan penulisan dalam jurnal.<\/p>\n<h2>4. Penulisan Judul Jurnal dan Informasi Publikasi<\/h2>\n<p>Informasi tentang jurnal yang dirujuk harus lengkap dan akurat. Ini termasuk judul jurnal, volume, nomor edisi, halaman, penerbit, dan tahun terbit. Periksa kembali informasi ini untuk memastikan keakuratannya. Kesalahan informasi ini dapat berdampak pada kredibilitas jurnal Anda.<\/p>\n<p>Penulisan judul jurnal biasanya mengikuti aturan kapitalisasi yang ditetapkan dalam pedoman gaya jurnal yang digunakan. Biasanya, kata pertama dari judul dan kata setelah titik ditulis dengan huruf kapital.<\/p>\n<h2>5. Menggunakan Singkatan yang Tepat<\/h2>\n<p>Gunakan singkatan yang standar dan umum diterima. Hindari membuat singkatan baru kecuali memang diperlukan dan dijelaskan terlebih dahulu. Konsistensi penggunaan singkatan sangat penting untuk menjaga keseragaman dan kemudahan pembacaan.<\/p>\n<p>Jika menggunakan singkatan, pastikan singkatan tersebut sudah dijelaskan pada footnote pertama atau di bagian daftar pustaka\/referensi.<\/p>\n<h2>6. Penulisan Halaman dan Rentang Halaman<\/h2>\n<p>Tentukan halaman yang relevan dalam jurnal yang dirujuk. Jika merujuk pada rentang halaman, tuliskan dengan tepat, misalnya &#8220;hlm. 123-128&#8221;. Gunakan tanda hubung (\u2013) dan bukan tanda kurung. Hindari kesalahan penulisan halaman yang bisa menyebabkan pembaca kesulitan mencari informasi.<\/p>\n<p>Beberapa pedoman gaya mungkin memiliki cara spesifik dalam menuliskan rentang halaman, jadi periksa pedoman tersebut dengan teliti.<\/p>\n<h2>7. Memeriksa Kesalahan Ketik dan Tata Bahasa<\/h2>\n<p>Sebelum mengirimkan jurnal, periksa kembali seluruh footnote untuk memastikan tidak ada kesalahan ketik, kesalahan tata bahasa, atau ketidakkonsistenan dalam penulisan. Kesalahan-kesalahan kecil ini dapat mengurangi kredibilitas jurnal Anda.<\/p>\n<p>Gunakan tools pengecekan tata bahasa dan ejaan untuk membantu mendeteksi kesalahan-kesalahan tersebut.<\/p>\n<h2>8. Memastikan Konsistensi Seluruh Footnote<\/h2>\n<p>Pastikan seluruh footnote dalam jurnal ditulis dengan konsisten, baik dalam format penulisan, tata letak, maupun penggunaan singkatan. Konsistensi ini penting untuk menjaga kredibilitas dan kualitas jurnal.<\/p>\n<p>Setelah selesai menulis, bacalah kembali seluruh footnote untuk memastikan konsistensi dalam penulisan.<\/p>\n<h3>Menggunakan Software Pengelola Referensi<\/h3>\n<p>Software pengelola referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote dapat membantu mempermudah penulisan footnote dan pengelolaan referensi. Software ini membantu mengelola bibliografi dan secara otomatis memformat footnote sesuai dengan gaya penulisan yang dipilih.<\/p>\n<p>Mempelajari cara menggunakan software ini dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi kemungkinan kesalahan dalam penulisan footnote.<\/p>\n<h3>Menangani Footnote yang Panjang<\/h3>\n<p>Jika footnote terlalu panjang, pertimbangkan untuk menyusunnya sebagai paragraf tersendiri di akhir tulisan atau sebagai lampiran. Ini akan menjaga alur bacaan utama tetap lancar.<\/p>\n<p>Hindari footnote yang terlalu panjang karena dapat mengganggu kenyamanan pembaca. Jika informasi tersebut penting, sebaiknya diintegrasikan ke dalam teks utama.<\/p>\n<h3>Mengutip Sumber yang Sama Berulang Kali<\/h3>\n<p>Jika mengutip sumber yang sama berulang kali, gunakan singkatan atau referensi singkat pada footnote berikutnya. Pastikan singkatan tersebut mudah dipahami dan mengacu pada sumber yang tepat.<\/p>\n<p>Konsistensi dalam penggunaan singkatan akan membuat tulisan lebih mudah dibaca dan dipahami.<\/p>\n<h3>Memastikan Semua Footnote Memiliki Referensi Teks<\/h3>\n<p>Pastikan setiap footnote memiliki referensi teks yang jelas dalam tulisan utama. Setiap angka atau simbol footnote harus sesuai dengan tempatnya di dalam teks.<\/p>\n<p>Ketidaksesuaian antara footnote dan teks utama akan menyebabkan kebingungan bagi pembaca.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Menulis footnote yang benar untuk jurnal dengan dua pengarang memerlukan ketelitian dan pemahaman yang baik terhadap pedoman gaya penulisan yang digunakan. Dengan memahami langkah-langkah yang diuraikan di atas, penulis dapat menghasilkan footnote yang akurat, konsisten, dan profesional.<\/p>\n<p>Ingatlah untuk selalu memeriksa kembali pekerjaan Anda dan menggunakan software pengelola referensi untuk membantu mempermudah proses penulisan dan memastikan akurasi. Semoga panduan ini membantu Anda dalam menulis footnote yang berkualitas untuk jurnal Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menulis jurnal ilmiah merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan ketelitian tinggi, termasuk dalam hal penulisan footnote. Footnote, atau catatan kaki, digunakan untuk memberikan informasi tambahan, klarifikasi, atau referensi yang mendukung isi tulisan tanpa mengganggu alur bacaan utama. Penulisan footnote yang benar dan konsisten sangat penting untuk menjaga kredibilitas dan kualitas jurnal yang dihasilkan. Salah satu &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4265,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[741,1119],"class_list":["post-4266","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-edukasi","tag-cara","tag-menulis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v28.2) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Cara Menulis Footnote Jurnal: Panduan Lengkap untuk - AKPER Sintang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menulis jurnal ilmiah merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan ketelitian tinggi, termasuk dalam hal penulisan footnote.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menulis Footnote Jurnal: Panduan Lengkap untuk\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menulis jurnal ilmiah merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan ketelitian tinggi, termasuk dalam hal penulisan footnote.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AKPER Sintang\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-31T12:09:01+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\"},\"headline\":\"Cara Menulis Footnote Jurnal: Panduan Lengkap untuk\",\"datePublished\":\"2025-08-31T12:09:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang\"},\"wordCount\":916,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/cara-menulis-footnote-dari-jurnal-2-pengarang.png\",\"keywords\":[\"cara\",\"menulis\"],\"articleSection\":[\"Edukasi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang\",\"name\":\"Cara Menulis Footnote Jurnal: Panduan Lengkap untuk - AKPER Sintang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/cara-menulis-footnote-dari-jurnal-2-pengarang.png\",\"datePublished\":\"2025-08-31T12:09:01+00:00\",\"description\":\"Menulis jurnal ilmiah merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan ketelitian tinggi, termasuk dalam hal penulisan footnote.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/cara-menulis-footnote-dari-jurnal-2-pengarang.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/cara-menulis-footnote-dari-jurnal-2-pengarang.png\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Cara Menulis Footnote Dari Jurnal 2 Pengarang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menulis Footnote Jurnal: Panduan Lengkap untuk\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog AKPER Sintang\",\"description\":\"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"AKPER SINTANG\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"AKPER SINTANG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"administrator\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menulis Footnote Jurnal: Panduan Lengkap untuk - AKPER Sintang","description":"Menulis jurnal ilmiah merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan ketelitian tinggi, termasuk dalam hal penulisan footnote.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Menulis Footnote Jurnal: Panduan Lengkap untuk","og_description":"Menulis jurnal ilmiah merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan ketelitian tinggi, termasuk dalam hal penulisan footnote.","og_url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang","og_site_name":"Blog AKPER Sintang","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","article_published_time":"2025-08-31T12:09:01+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920"},"headline":"Cara Menulis Footnote Jurnal: Panduan Lengkap untuk","datePublished":"2025-08-31T12:09:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang"},"wordCount":916,"publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cara-menulis-footnote-dari-jurnal-2-pengarang.png","keywords":["cara","menulis"],"articleSection":["Edukasi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang","name":"Cara Menulis Footnote Jurnal: Panduan Lengkap untuk - AKPER Sintang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cara-menulis-footnote-dari-jurnal-2-pengarang.png","datePublished":"2025-08-31T12:09:01+00:00","description":"Menulis jurnal ilmiah merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan ketelitian tinggi, termasuk dalam hal penulisan footnote.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#primaryimage","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cara-menulis-footnote-dari-jurnal-2-pengarang.png","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cara-menulis-footnote-dari-jurnal-2-pengarang.png","width":700,"height":400,"caption":"Cara Menulis Footnote Dari Jurnal 2 Pengarang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/cara-menulis-footnote-jurnal-pengarang#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menulis Footnote Jurnal: Panduan Lengkap untuk"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","name":"Blog AKPER Sintang","description":"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter","publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization","name":"AKPER SINTANG","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"AKPER SINTANG"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","https:\/\/www.instagram.com\/akpersintang","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["administrator"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4266"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4266\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}