{"id":4164,"date":"2025-08-31T06:32:13","date_gmt":"2025-08-30T23:32:13","guid":{"rendered":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif"},"modified":"2025-08-31T06:32:13","modified_gmt":"2025-08-30T23:32:13","slug":"contoh-penelitian-yuridis-normatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif","title":{"rendered":"Contoh Penelitian Yuridis Normatif: Panduan Lengkap &#038;"},"content":{"rendered":"<p>Penelitian yuridis normatif merupakan salah satu jenis penelitian hukum yang fokus pada analisis norma hukum yang berlaku. Berbeda dengan penelitian empiris yang menekankan pada data lapangan, penelitian normatif lebih menekankan pada pengkajian terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan untuk menjawab permasalahan hukum tertentu. Metode ini sangat relevan dalam menganalisis konsistensi, koherensi, dan efektivitas suatu peraturan perundang-undangan atau dalam merumuskan solusi hukum atas suatu permasalahan.<\/p>\n<p>Memahami bagaimana melakukan penelitian yuridis normatif sangat penting bagi mahasiswa hukum, peneliti hukum, dan praktisi hukum. Artikel ini akan memberikan contoh-contoh penelitian yuridis normatif yang dapat dipelajari dan diadaptasi, lengkap dengan penjelasan langkah-langkahnya. Dengan pemahaman yang baik, Anda dapat melakukan penelitian hukum yang sistematis, objektif, dan menghasilkan kesimpulan yang bermakna.<\/p>\n<h2>1. Menganalisis Kesesuaian UU dengan Konstitusi<\/h2>\n<p>Salah satu contoh penelitian yuridis normatif adalah menganalisis kesesuaian suatu Undang-Undang (UU) dengan Konstitusi. Penelitian ini akan meneliti apakah pasal-pasal dalam UU tersebut telah sesuai dengan prinsip-prinsip dan norma-norma yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945).<\/p>\n<p>Prosesnya melibatkan pemaparan pasal-pasal UU yang diuji, kemudian dikaitkan dengan pasal-pasal UUD 1945 yang relevan. Analisis dilakukan dengan membandingkan dan mencocokkan norma-norma tersebut untuk menemukan kesesuaian atau pertentangan. Kesimpulannya akan berupa kesimpulan yuridis apakah UU tersebut konstitusional atau inkonstitusional.<\/p>\n<h2>2. Kajian Komparatif Sistem Hukum<\/h2>\n<p>Penelitian ini membandingkan sistem hukum di dua negara atau lebih untuk suatu aspek hukum tertentu. Misalnya, membandingkan sistem peradilan pidana di Indonesia dan Singapura, atau membandingkan sistem hukum pertanahan di Indonesia dan Malaysia.<\/p>\n<p>Penelitian ini akan menganalisis perbedaan dan persamaan dalam regulasi, prosedur, dan praktik hukum di kedua negara tersebut. Tujuannya untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan untuk memberikan rekomendasi perbaikan sistem hukum di Indonesia.<\/p>\n<h2>3. Analisis Putusan Pengadilan<\/h2>\n<p>Penelitian ini fokus pada analisis putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Peneliti akan menganalisis argumen hukum, pertimbangan hukum, dan putusan hakim dalam kasus tertentu.<\/p>\n<p>Tujuannya dapat beragam, misalnya untuk mengkaji konsistensi putusan pengadilan, melihat tren perkembangan yurisprudensi, atau mengidentifikasi kelemahan dalam sistem peradilan. Penelitian ini membutuhkan kemampuan analisis hukum yang kuat dan pemahaman yang mendalam tentang prosedur peradilan.<\/p>\n<h2>4. Studi Doktrin Hukum<\/h2>\n<p>Penelitian ini menekankan pada analisis pandangan dan pendapat para ahli hukum (doktrin) mengenai suatu isu hukum tertentu. Peneliti akan mengumpulkan dan menganalisis berbagai pendapat para ahli, kemudian merumuskan suatu kesimpulan berdasarkan analisis tersebut.<\/p>\n<p>Penting untuk memilih sumber doktrin yang kredibel dan relevan. Penelitian ini cocok untuk menggali pemahaman yang lebih mendalam tentang suatu isu hukum yang masih kontroversial atau belum memiliki kepastian hukum yang jelas.<\/p>\n<h2>5. Analisis Pengaruh Peraturan Perundang-undangan<\/h2>\n<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan suatu peraturan perundang-undangan terhadap kehidupan masyarakat atau sektor tertentu. Misalnya, menganalisis dampak penerapan UU Cipta Kerja terhadap dunia ketenagakerjaan.<\/p>\n<p>Penelitian ini membutuhkan data pendukung, baik berupa data kualitatif maupun kuantitatif, untuk mengukur dampak dari peraturan tersebut. Analisis dilakukan dengan menghubungkan isi peraturan dengan dampak yang terjadi di lapangan.<\/p>\n<h2>6. Kajian tentang Efektivitas Suatu Peraturan<\/h2>\n<p>Penelitian ini menilai seberapa efektif suatu peraturan perundang-undangan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Misalnya, menganalisis efektivitas UU tentang perlindungan anak dalam menurunkan angka kekerasan terhadap anak.<\/p>\n<p>Penelitian ini memerlukan data empiris untuk mendukung analisis. Peneliti harus mampu mengidentifikasi indikator-indikator keberhasilan atau kegagalan suatu peraturan dan menganalisis data untuk menguji hipotesis yang diajukan.<\/p>\n<h2>7. Analisis Kelemahan dan Kekurangan Undang-Undang<\/h2>\n<p>Penelitian ini mengidentifikasi kelemahan dan kekurangan dalam suatu UU, baik dari segi substansi maupun prosedur. Misalnya, mengidentifikasi kelemahan dalam UU tentang perlindungan konsumen.<\/p>\n<p>Peneliti akan mengkaji pasal demi pasal dalam UU tersebut, mengidentifikasi celah-celah hukum, dan memberikan saran perbaikan. Penelitian ini membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang materi muatan UU dan perkembangan praktik hukum yang terkait.<\/p>\n<h2>8. Penelitian tentang Implementasi Hukum<\/h2>\n<p>Penelitian ini fokus pada bagaimana suatu peraturan perundang-undangan diimplementasikan dalam praktik. Misalnya, meneliti bagaimana peraturan tentang izin lingkungan diimplementasikan di suatu daerah.<\/p>\n<p>Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif, misalnya dengan melakukan wawancara atau observasi, untuk mengumpulkan data tentang praktik implementasi di lapangan. Analisis akan difokuskan pada kesenjangan antara teori dan praktik.<\/p>\n<h3>8.1 Studi Kasus: Analisis Putusan MK Nomor 1\/PUU-XIV\/2016<\/h3>\n<p>Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 1\/PUU-XIV\/2016 tentang uji materiil Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Peradilan Agama menjadi contoh penelitian normatif. Penelitian bisa fokus pada bagaimana MK menafsirkan norma konstitusional terkait kewenangan peradilan agama dan dampak putusan terhadap sistem peradilan di Indonesia.<\/p>\n<p>Analisisnya melibatkan kajian mendalam terhadap pertimbangan hukum MK, pendekatan hukum yang digunakan, dan implikasi putusan terhadap interpretasi hukum ke depannya. Hasil penelitian akan menjelaskan bagaimana MK menyelesaikan konflik norma dan dampaknya terhadap praktik hukum di lapangan.<\/p>\n<h3>8.2 Studi Kasus: Perbandingan Hukum Perlindungan Konsumen Indonesia dan Amerika Serikat<\/h3>\n<p>Contoh lain penelitian normatif komparatif adalah membandingkan sistem perlindungan konsumen di Indonesia dan Amerika Serikat. Penelitian ini akan mengkaji regulasi, lembaga perlindungan konsumen, serta mekanisme penyelesaian sengketa konsumen di kedua negara.<\/p>\n<p>Analisis perbandingan akan mengungkap perbedaan dan persamaan, serta praktik terbaik yang bisa diadopsi. Penelitian ini akan menghasilkan rekomendasi untuk peningkatan sistem perlindungan konsumen di Indonesia.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Penelitian yuridis normatif merupakan metode penelitian hukum yang penting dan relevan dalam berbagai konteks. Dengan memahami metode dan contoh-contoh penelitian seperti yang telah diuraikan di atas, diharapkan peneliti dapat melakukan penelitian hukum yang sistematis, objektif, dan menghasilkan kontribusi yang bermakna bagi pengembangan ilmu hukum dan penegakan hukum di Indonesia.<\/p>\n<p>Keberhasilan penelitian yuridis normatif sangat bergantung pada kemampuan peneliti dalam menganalisis norma hukum, mengidentifikasi permasalahan hukum, dan merumuskan solusi hukum yang tepat. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang mendalam tentang teori hukum, metode penelitian hukum, dan penguasaan literatur hukum yang relevan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penelitian yuridis normatif merupakan salah satu jenis penelitian hukum yang fokus pada analisis norma hukum yang berlaku. Berbeda dengan penelitian empiris yang menekankan pada data lapangan, penelitian normatif lebih menekankan pada pengkajian terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan untuk menjawab permasalahan hukum tertentu. Metode ini sangat relevan dalam menganalisis konsistensi, koherensi, dan efektivitas &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4163,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[821,993],"class_list":["post-4164","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-edukasi","tag-contoh","tag-penelitian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v28.2) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Contoh Penelitian Yuridis Normatif: Panduan Lengkap &amp; - AKPER Sintang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penelitian yuridis normatif merupakan salah satu jenis penelitian hukum yang fokus pada analisis norma hukum yang berlaku.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Penelitian Yuridis Normatif: Panduan Lengkap &amp;\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penelitian yuridis normatif merupakan salah satu jenis penelitian hukum yang fokus pada analisis norma hukum yang berlaku.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AKPER Sintang\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-30T23:32:13+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\"},\"headline\":\"Contoh Penelitian Yuridis Normatif: Panduan Lengkap &#038;\",\"datePublished\":\"2025-08-30T23:32:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif\"},\"wordCount\":874,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif.png\",\"keywords\":[\"contoh\",\"penelitian\"],\"articleSection\":[\"Edukasi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif\",\"name\":\"Contoh Penelitian Yuridis Normatif: Panduan Lengkap & - AKPER Sintang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif.png\",\"datePublished\":\"2025-08-30T23:32:13+00:00\",\"description\":\"Penelitian yuridis normatif merupakan salah satu jenis penelitian hukum yang fokus pada analisis norma hukum yang berlaku.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif.png\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Contoh Penelitian Yuridis Normatif\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Penelitian Yuridis Normatif: Panduan Lengkap &#038;\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog AKPER Sintang\",\"description\":\"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"AKPER SINTANG\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"AKPER SINTANG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"administrator\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Penelitian Yuridis Normatif: Panduan Lengkap & - AKPER Sintang","description":"Penelitian yuridis normatif merupakan salah satu jenis penelitian hukum yang fokus pada analisis norma hukum yang berlaku.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Penelitian Yuridis Normatif: Panduan Lengkap &","og_description":"Penelitian yuridis normatif merupakan salah satu jenis penelitian hukum yang fokus pada analisis norma hukum yang berlaku.","og_url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif","og_site_name":"Blog AKPER Sintang","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","article_published_time":"2025-08-30T23:32:13+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920"},"headline":"Contoh Penelitian Yuridis Normatif: Panduan Lengkap &#038;","datePublished":"2025-08-30T23:32:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif"},"wordCount":874,"publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/contoh-penelitian-yuridis-normatif.png","keywords":["contoh","penelitian"],"articleSection":["Edukasi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif","name":"Contoh Penelitian Yuridis Normatif: Panduan Lengkap & - AKPER Sintang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/contoh-penelitian-yuridis-normatif.png","datePublished":"2025-08-30T23:32:13+00:00","description":"Penelitian yuridis normatif merupakan salah satu jenis penelitian hukum yang fokus pada analisis norma hukum yang berlaku.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#primaryimage","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/contoh-penelitian-yuridis-normatif.png","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/contoh-penelitian-yuridis-normatif.png","width":700,"height":400,"caption":"Contoh Penelitian Yuridis Normatif"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-penelitian-yuridis-normatif#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Penelitian Yuridis Normatif: Panduan Lengkap &#038;"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","name":"Blog AKPER Sintang","description":"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter","publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization","name":"AKPER SINTANG","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"AKPER SINTANG"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","https:\/\/www.instagram.com\/akpersintang","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["administrator"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4164","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4164"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4164\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4163"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4164"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4164"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4164"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}