{"id":4070,"date":"2025-08-30T19:40:43","date_gmt":"2025-08-30T12:40:43","guid":{"rendered":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif"},"modified":"2025-08-30T19:40:43","modified_gmt":"2025-08-30T12:40:43","slug":"contoh-normatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif","title":{"rendered":"Contoh Normatif: Memahami Aturan, Norma, dan Sanksi"},"content":{"rendered":"<p>Dalam kehidupan bermasyarakat, kita selalu berinteraksi dengan berbagai aturan dan norma. Mulai dari aturan lalu lintas hingga norma kesopanan, semuanya berperan penting dalam menjaga ketertiban dan harmoni. Namun, pernahkah Anda berpikir lebih dalam tentang apa yang sebenarnya dimaksud dengan &#8220;normatif&#8221;? Artikel ini akan membahas konsep normatif dengan memberikan contoh-contoh konkret dari berbagai aspek kehidupan, sehingga Anda dapat memahami lebih jelas bagaimana norma-norma tersebut bekerja dan dampaknya bagi kita.<\/p>\n<p>Secara sederhana, sesuatu yang normatif merujuk pada hal-hal yang berkaitan dengan norma, aturan, atau standar yang seharusnya dipatuhi. Norma ini bisa bersifat tertulis, seperti undang-undang, atau tidak tertulis, seperti kebiasaan masyarakat. Ketaatan terhadap norma-norma ini penting untuk menjaga ketertiban sosial dan menciptakan lingkungan yang kondusif. Pelanggaran terhadap norma-norma tersebut biasanya akan dikenai sanksi, baik formal maupun informal.<\/p>\n<h2>Contoh Normatif dalam Hukum<\/h2>\n<p>Hukum merupakan contoh paling jelas dari sistem normatif. Undang-undang dan peraturan perundang-undangan lainnya menetapkan aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh warga negara. Contohnya, Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur bagaimana kita seharusnya berkendara, dan pelanggaran terhadap aturan tersebut akan dikenai sanksi berupa tilang atau bahkan hukuman penjara.<\/p>\n<p>Sistem peradilan berperan penting dalam menegakkan norma-norma hukum. Pengadilan akan memeriksa kasus pelanggaran hukum, memberikan putusan, dan menjatuhkan sanksi kepada yang bersalah. Dengan demikian, sistem hukum berfungsi sebagai alat untuk menjaga ketertiban dan keadilan dalam masyarakat.<\/p>\n<h2>Contoh Normatif dalam Etika<\/h2>\n<p>Etika merujuk pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip yang dianggap benar dan baik oleh suatu masyarakat. Contoh normatif dalam etika meliputi kejujuran, tanggung jawab, dan rasa hormat terhadap orang lain. Meskipun tidak tertulis dalam undang-undang, norma-norma etika ini sangat penting untuk menjaga hubungan antarmanusia.<\/p>\n<p>Pelanggaran terhadap norma-norma etika dapat mengakibatkan sanksi sosial, seperti dikucilkan oleh masyarakat atau kehilangan kepercayaan dari orang lain. Sanksi ini mungkin tidak seformal sanksi hukum, tetapi dampaknya dapat sangat signifikan bagi kehidupan seseorang.<\/p>\n<h2>Contoh Normatif dalam Agama<\/h2>\n<p>Agama juga memiliki sistem normatif yang mengatur perilaku dan keyakinan penganutnya. Contohnya, ajaran agama tertentu mungkin melarang tindakan seperti mencuri atau membunuh. Norma-norma agama ini seringkali diyakini sebagai pedoman hidup yang membawa kebahagiaan dan keselamatan di akhirat.<\/p>\n<p>Sanksi atas pelanggaran norma-norma agama bervariasi tergantung pada agama dan kepercayaan masing-masing. Sanksi ini dapat berupa hukuman sosial, pencabutan keanggotaan komunitas, atau bahkan hukuman ilahi yang diyakini oleh penganutnya.<\/p>\n<h2>Contoh Normatif dalam Pendidikan<\/h2>\n<p>Lembaga pendidikan juga memiliki aturan dan norma yang mengatur perilaku siswa dan guru. Contohnya, peraturan sekolah yang melarang siswa membawa senjata tajam atau terlibat dalam perkelahian. Norma-norma ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.<\/p>\n<p>Sanksi atas pelanggaran norma-norma di sekolah dapat berupa teguran lisan, skorsing, atau bahkan dikeluarkan dari sekolah. Tujuannya adalah untuk mendisiplinkan siswa dan menanamkan nilai-nilai positif.<\/p>\n<h2>Contoh Normatif dalam Keluarga<\/h2>\n<p>Di dalam keluarga, terdapat norma-norma tidak tertulis yang mengatur interaksi antar anggota keluarga. Contohnya, menghormati orang tua, membantu pekerjaan rumah tangga, dan menjaga kerukunan keluarga. Norma-norma ini diwariskan secara turun-temurun dan berperan penting dalam menciptakan ikatan keluarga yang kuat.<\/p>\n<p>Sanksi atas pelanggaran norma-norma keluarga dapat berupa teguran dari orang tua, rasa kecewa dari anggota keluarga lainnya, atau bahkan perselisihan dalam keluarga.<\/p>\n<h2>Contoh Normatif dalam Budaya<\/h2>\n<p>Setiap budaya memiliki norma dan kebiasaan sendiri yang mengatur perilaku anggota masyarakatnya. Contohnya, cara berpakaian, cara makan, dan cara berkomunikasi. Norma-norma budaya ini dipelajari dan diinternalisasi sejak kecil dan membentuk identitas budaya suatu masyarakat.<\/p>\n<p>Pelanggaran terhadap norma-norma budaya dapat mengakibatkan sanksi sosial, seperti cibiran, diskriminasi, atau pengucilan dari kelompok masyarakat.<\/p>\n<h2>Contoh Normatif dalam Perusahaan<\/h2>\n<p>Perusahaan juga memiliki aturan dan norma yang mengatur perilaku karyawan. Contohnya, kode etik perusahaan, peraturan kerja, dan kebijakan perusahaan. Norma-norma ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, menjaga etika kerja, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif.<\/p>\n<p>Sanksi atas pelanggaran norma-norma di perusahaan dapat berupa peringatan, penurunan jabatan, atau bahkan pemecatan.<\/p>\n<h2>Contoh Normatif dalam Kesopanan<\/h2>\n<p>Kesopanan merupakan norma sosial yang mengatur perilaku kita dalam berinteraksi dengan orang lain. Contohnya, mengucapkan salam, menggunakan bahasa yang santun, dan menjaga jarak dalam berkomunikasi. Norma-norma kesopanan ini penting untuk menciptakan hubungan sosial yang harmonis.<\/p>\n<h3>Contoh Kesopanan di Tempat Umum<\/h3>\n<p>Di tempat umum, norma kesopanan meliputi antri dengan tertib, tidak membuang sampah sembarangan, dan memberikan tempat duduk kepada yang membutuhkan.<\/p>\n<p>Pelanggaran norma kesopanan di tempat umum dapat mengakibatkan teguran dari orang lain, pandangan negatif dari masyarakat, atau bahkan sanksi administratif.<\/p>\n<h3>Contoh Kesopanan dalam Percakapan<\/h3>\n<p>Dalam percakapan, norma kesopanan meliputi mendengarkan dengan saksama, tidak memotong pembicaraan orang lain, dan menggunakan bahasa yang sopan.<\/p>\n<p>Pelanggaran norma kesopanan dalam percakapan dapat mengakibatkan perselisihan, ketidaknyamanan, atau bahkan merusak hubungan dengan orang lain.<\/p>\n<h3>Contoh Kesopanan dalam Berpakaian<\/h3>\n<p>Norma kesopanan dalam berpakaian bergantung pada konteks dan situasi. Namun secara umum, kita diharapkan berpakaian yang sopan dan sesuai dengan tempat dan acara.<\/p>\n<p>Pelanggaran norma kesopanan dalam berpakaian dapat mengakibatkan pandangan negatif dari orang lain atau ketidaknyamanan bagi orang lain.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dari berbagai contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa norma-norma normatif hadir dalam berbagai aspek kehidupan kita. Memahami dan mematuhi norma-norma tersebut penting untuk menjaga ketertiban, menciptakan lingkungan yang harmonis, dan membangun hubungan sosial yang positif.<\/p>\n<p>Meskipun bentuk dan sanksi atas pelanggaran norma-norma tersebut beragam, tujuan utamanya tetap sama: menciptakan masyarakat yang tertib, adil, dan beradab. Dengan memahami konsep normatif dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam kehidupan bermasyarakat, kita selalu berinteraksi dengan berbagai aturan dan norma. Mulai dari aturan lalu lintas hingga norma kesopanan, semuanya berperan penting dalam menjaga ketertiban dan harmoni. Namun, pernahkah Anda berpikir lebih dalam tentang apa yang sebenarnya dimaksud dengan &#8220;normatif&#8221;? Artikel ini akan membahas konsep normatif dengan memberikan contoh-contoh konkret dari berbagai aspek kehidupan, sehingga &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4069,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[821,1137],"class_list":["post-4070","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-edukasi","tag-contoh","tag-normatif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v28.2) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Contoh Normatif: Memahami Aturan, Norma, dan Sanksi - AKPER Sintang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam kehidupan bermasyarakat, kita selalu berinteraksi dengan berbagai aturan dan norma.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Normatif: Memahami Aturan, Norma, dan Sanksi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam kehidupan bermasyarakat, kita selalu berinteraksi dengan berbagai aturan dan norma.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AKPER Sintang\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-30T12:40:43+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\"},\"headline\":\"Contoh Normatif: Memahami Aturan, Norma, dan Sanksi\",\"datePublished\":\"2025-08-30T12:40:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif\"},\"wordCount\":847,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/contoh-normatif.png\",\"keywords\":[\"contoh\",\"normatif\"],\"articleSection\":[\"Edukasi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif\",\"name\":\"Contoh Normatif: Memahami Aturan, Norma, dan Sanksi - AKPER Sintang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/contoh-normatif.png\",\"datePublished\":\"2025-08-30T12:40:43+00:00\",\"description\":\"Dalam kehidupan bermasyarakat, kita selalu berinteraksi dengan berbagai aturan dan norma.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/contoh-normatif.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/contoh-normatif.png\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Contoh Normatif\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/contoh-normatif#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Normatif: Memahami Aturan, Norma, dan Sanksi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog AKPER Sintang\",\"description\":\"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"AKPER SINTANG\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"AKPER SINTANG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"administrator\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Normatif: Memahami Aturan, Norma, dan Sanksi - AKPER Sintang","description":"Dalam kehidupan bermasyarakat, kita selalu berinteraksi dengan berbagai aturan dan norma.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Normatif: Memahami Aturan, Norma, dan Sanksi","og_description":"Dalam kehidupan bermasyarakat, kita selalu berinteraksi dengan berbagai aturan dan norma.","og_url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif","og_site_name":"Blog AKPER Sintang","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","article_published_time":"2025-08-30T12:40:43+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920"},"headline":"Contoh Normatif: Memahami Aturan, Norma, dan Sanksi","datePublished":"2025-08-30T12:40:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif"},"wordCount":847,"publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/contoh-normatif.png","keywords":["contoh","normatif"],"articleSection":["Edukasi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif","name":"Contoh Normatif: Memahami Aturan, Norma, dan Sanksi - AKPER Sintang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/contoh-normatif.png","datePublished":"2025-08-30T12:40:43+00:00","description":"Dalam kehidupan bermasyarakat, kita selalu berinteraksi dengan berbagai aturan dan norma.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif#primaryimage","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/contoh-normatif.png","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/contoh-normatif.png","width":700,"height":400,"caption":"Contoh Normatif"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-normatif#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Normatif: Memahami Aturan, Norma, dan Sanksi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","name":"Blog AKPER Sintang","description":"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter","publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization","name":"AKPER SINTANG","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"AKPER SINTANG"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","https:\/\/www.instagram.com\/akpersintang","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["administrator"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4070","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4070"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4070\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4069"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}