{"id":3937,"date":"2025-08-28T13:39:35","date_gmt":"2025-08-28T06:39:35","guid":{"rendered":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka"},"modified":"2025-08-28T13:39:35","modified_gmt":"2025-08-28T06:39:35","slug":"perbedaan-footnote-daftar-pustaka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka","title":{"rendered":"Footnote vs. Daftar Pustaka: Perbedaan dan Cara"},"content":{"rendered":"<p>Menulis karya tulis ilmiah, seperti skripsi, tesis, disertasi, atau bahkan makalah, membutuhkan ketelitian dan keakuratan. Salah satu aspek penting yang seringkali membingungkan bagi penulis pemula adalah perbedaan antara footnote (catatan kaki) dan daftar pustaka (bibliografi). Kedua elemen ini sama-sama berperan penting dalam mendukung kredibilitas tulisan, namun memiliki fungsi dan cara penyajian yang berbeda. Memahami perbedaan keduanya sangat krusial untuk menghasilkan karya tulis yang berkualitas dan terhindar dari plagiarisme.<\/p>\n<p>Artikel ini akan membahas secara detail perbedaan antara footnote dan daftar pustaka, lengkap dengan contoh dan penjelasan yang gampang dipahami. Dengan pemahaman yang komprehensif, Anda akan mampu menggunakan kedua elemen ini dengan tepat dan efektif dalam karya tulis Anda, sehingga memperkuat argumen dan meningkatkan kualitas keseluruhan karya ilmiah. <a href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/buatlah-contoh-judul-penelitian-sejarah\" rel=\"internal\">Buatlah 5 Contoh Judul Penelitian Sejarah<\/a> <\/p>\n<h2>Perbedaan Utama Footnote dan Daftar Pustaka<\/h2>\n<p>Perbedaan paling mendasar antara footnote dan daftar pustaka terletak pada fungsinya. Footnote berfungsi sebagai penjelasan tambahan atau referensi spesifik untuk suatu pernyataan atau klaim dalam teks utama. Footnote muncul di bagian bawah halaman yang sama dengan tempat rujukannya, dan biasanya diberi nomor urut. Sementara itu, daftar pustaka merupakan daftar komprehensif seluruh sumber yang digunakan dalam sebuah karya tulis, baik yang dirujuk secara langsung maupun tidak langsung. Daftar pustaka diletakkan di akhir karya tulis, biasanya setelah kesimpulan.<\/p>\n<p>Singkatnya, footnote memberikan penjelasan detail *seketika* terkait suatu pernyataan, sedangkan daftar pustaka memberikan gambaran keseluruhan *sumber-sumber* yang mendukung seluruh isi karya tulis. Footnote bersifat spesifik dan lokal, sementara daftar pustaka bersifat umum dan global.<\/p>\n<h2>Cara Menulis Footnote yang Benar<\/h2>\n<p>Penulisan footnote harus mengikuti aturan penulisan tertentu agar konsisten dan mudah dipahami pembaca. Biasanya, footnote berisi informasi singkat yang relevan dengan teks utama, seperti penjelasan istilah, data tambahan, atau sumber rujukan detail untuk suatu pernyataan. Penulisan footnote mengikuti format tertentu, biasanya memuat informasi seperti nama penulis, judul karya, penerbit, tahun terbit, dan halaman yang dirujuk. Format penulisan ini dapat bervariasi tergantung pada pedoman penulisan yang digunakan, seperti APA, MLA, atau Chicago.<\/p>\n<p>Contoh footnote yang baik adalah yang singkat, padat, dan mudah dipahami. Hindari penulisan footnote yang terlalu panjang dan bertele-tele, karena dapat mengganggu alur bacaan. Gunakan footnote hanya untuk informasi yang benar-benar dibutuhkan dan relevan, bukan untuk informasi yang sudah jelas tertera dalam teks utama.<\/p>\n<h2>Cara Membuat Daftar Pustaka yang Lengkap<\/h2>\n<p>Daftar pustaka harus memuat informasi lengkap dan akurat dari semua sumber yang digunakan. Informasi yang perlu dicantumkan biasanya meliputi nama penulis, judul karya, penerbit, tahun terbit, dan tempat terbit (jika ada). Untuk sumber online, perlu disertakan URL dan tanggal akses. Sama seperti footnote, format penulisan daftar pustaka juga beragam tergantung pada pedoman penulisan yang digunakan. Konsistensi dalam penulisan format sangat penting untuk menjaga kualitas dan kredibilitas karya tulis.<\/p>\n<p>Membuat daftar pustaka yang lengkap dan akurat merupakan langkah penting untuk menghindari tuduhan plagiarisme. Semua sumber yang digunakan, baik yang dirujuk secara langsung maupun tidak langsung, harus dicantumkan dalam daftar pustaka. Keakuratan informasi dalam daftar pustaka juga penting untuk memudahkan pembaca melacak sumber yang dirujuk.<\/p>\n<h2>Kapan Harus Menggunakan Footnote?<\/h2>\n<p>Footnote paling efektif digunakan untuk memberikan informasi tambahan yang tidak perlu mengganggu alur utama bacaan, namun tetap penting untuk dipahami pembaca. Misalnya, untuk menjelaskan istilah teknis, memberikan data statistik pendukung, atau memberikan referensi tambahan untuk suatu argumen. Penggunaan footnote yang tepat dapat memperkaya isi tulisan tanpa mengorbankan kelancaran bacaan.<\/p>\n<p>Hindari penggunaan footnote untuk informasi yang sudah jelas tertera di dalam teks. Footnote sebaiknya digunakan secara irit dan hanya untuk informasi yang benar-benar perlu dijelaskan secara terpisah.<\/p>\n<h2>Kapan Harus Menggunakan Daftar Pustaka?<\/h2>\n<p>Daftar pustaka wajib digunakan dalam semua karya tulis ilmiah untuk memberikan gambaran lengkap tentang sumber-sumber yang digunakan. Ini penting untuk menunjukkan keaslian karya dan menghindari plagiarisme. Daftar pustaka juga memungkinkan pembaca untuk menelusuri sumber-sumber yang dirujuk dan memverifikasi informasi yang disampaikan dalam karya tulis.<\/p>\n<p>Ketelitian dalam menyusun daftar pustaka sangat penting. Kesalahan kecil dalam penulisan informasi sumber dapat merugikan kredibilitas penulis. Gunakan manajemen referensi (seperti Mendeley atau Zotero) untuk membantu dalam pengelolaan dan penulisan daftar pustaka yang akurat dan konsisten.<\/p>\n<h3>Perbedaan Format Penulisan Footnote dan Daftar Pustaka<\/h3>\n<p>Meskipun keduanya berkaitan dengan penyebutan sumber, format penulisan footnote dan daftar pustaka berbeda. Footnote biasanya menggunakan format singkat dan hanya mencantumkan informasi yang relevan dengan teks utama, sedangkan daftar pustaka memuat informasi lengkap setiap sumber yang digunakan. Format penulisan ini mengikuti pedoman penulisan yang dipilih (misalnya APA, MLA, Chicago). <a href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/contoh-jurnal-scopus\" rel=\"internal\">Contoh Jurnal Scopus: Panduan Lengkap &#038; Referensi<\/a> <\/p>\n<p>Perbedaan format ini penting karena bertujuan untuk memberi informasi yang efektif dan efisien. Footnote bertujuan memberi informasi tambahan secara langsung, sedangkan daftar pustaka bertujuan untuk memberikan daftar sumber yang lengkap dan terorganisir.<\/p>\n<h3>Contoh Praktis Footnote dan Daftar Pustaka<\/h3>\n<p>Bayangkan Anda menulis tentang sejarah Indonesia. Anda dapat menggunakan footnote untuk menjelaskan istilah tertentu seperti &#8220;kolonialisme&#8221;\u00b9 atau memberikan data statistik dari suatu periode tertentu\u00b2. Kemudian, di daftar pustaka, Anda akan mencantumkan seluruh sumber yang Anda gunakan, termasuk buku-buku sejarah, jurnal ilmiah, dan situs web yang terpercaya.<\/p>\n<p>Dengan demikian, footnote berfungsi sebagai penunjuk detail spesifik, sementara daftar pustaka memberikan gambaran menyeluruh seluruh referensi yang Anda gunakan untuk menyusun karya tulis Anda.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Footnote dan daftar pustaka merupakan dua elemen penting dalam penulisan karya tulis ilmiah. Meskipun keduanya berkaitan dengan penyebutan sumber, fungsi dan cara penyajiannya berbeda. Footnote memberikan penjelasan tambahan atau referensi spesifik pada teks utama, sedangkan daftar pustaka merupakan daftar komprehensif semua sumber yang digunakan dalam karya tulis.<\/p>\n<p>Memahami perbedaan dan cara penggunaan kedua elemen ini sangat penting untuk menghasilkan karya tulis yang berkualitas, akurat, dan terhindar dari plagiarisme. Dengan menguasai teknik penulisan footnote dan daftar pustaka yang benar, Anda dapat meningkatkan kredibilitas dan nilai ilmiah karya tulis Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menulis karya tulis ilmiah, seperti skripsi, tesis, disertasi, atau bahkan makalah, membutuhkan ketelitian dan keakuratan. Salah satu aspek penting yang seringkali membingungkan bagi penulis pemula adalah perbedaan antara footnote (catatan kaki) dan daftar pustaka (bibliografi). Kedua elemen ini sama-sama berperan penting dalam mendukung kredibilitas tulisan, namun memiliki fungsi dan cara penyajian yang berbeda. Memahami perbedaan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3936,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[707,1110,847,1111],"class_list":["post-3937","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-edukasi","tag-daftar","tag-footnote","tag-perbedaan","tag-pustaka"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v28.2) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Footnote vs. Daftar Pustaka: Perbedaan dan Cara - AKPER Sintang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Salah satu aspek penting yang seringkali membingungkan bagi penulis pemula adalah perbedaan antara footnote (catatan kaki) dan daftar pustaka (bibliografi).\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Footnote vs. Daftar Pustaka: Perbedaan dan Cara\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Salah satu aspek penting yang seringkali membingungkan bagi penulis pemula adalah perbedaan antara footnote (catatan kaki) dan daftar pustaka (bibliografi).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AKPER Sintang\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-28T06:39:35+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\"},\"headline\":\"Footnote vs. Daftar Pustaka: Perbedaan dan Cara\",\"datePublished\":\"2025-08-28T06:39:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka\"},\"wordCount\":907,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/perbedaan-footnote-dan-daftar-pustaka.png\",\"keywords\":[\"daftar\",\"footnote\",\"perbedaan\",\"pustaka\"],\"articleSection\":[\"Edukasi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka\",\"name\":\"Footnote vs. Daftar Pustaka: Perbedaan dan Cara - AKPER Sintang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/perbedaan-footnote-dan-daftar-pustaka.png\",\"datePublished\":\"2025-08-28T06:39:35+00:00\",\"description\":\"Salah satu aspek penting yang seringkali membingungkan bagi penulis pemula adalah perbedaan antara footnote (catatan kaki) dan daftar pustaka (bibliografi).\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/perbedaan-footnote-dan-daftar-pustaka.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/perbedaan-footnote-dan-daftar-pustaka.png\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Perbedaan Footnote Dan Daftar Pustaka\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Footnote vs. Daftar Pustaka: Perbedaan dan Cara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog AKPER Sintang\",\"description\":\"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"AKPER SINTANG\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"AKPER SINTANG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"administrator\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Footnote vs. Daftar Pustaka: Perbedaan dan Cara - AKPER Sintang","description":"Salah satu aspek penting yang seringkali membingungkan bagi penulis pemula adalah perbedaan antara footnote (catatan kaki) dan daftar pustaka (bibliografi).","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Footnote vs. Daftar Pustaka: Perbedaan dan Cara","og_description":"Salah satu aspek penting yang seringkali membingungkan bagi penulis pemula adalah perbedaan antara footnote (catatan kaki) dan daftar pustaka (bibliografi).","og_url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka","og_site_name":"Blog AKPER Sintang","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","article_published_time":"2025-08-28T06:39:35+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920"},"headline":"Footnote vs. Daftar Pustaka: Perbedaan dan Cara","datePublished":"2025-08-28T06:39:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka"},"wordCount":907,"publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/perbedaan-footnote-dan-daftar-pustaka.png","keywords":["daftar","footnote","perbedaan","pustaka"],"articleSection":["Edukasi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka","name":"Footnote vs. Daftar Pustaka: Perbedaan dan Cara - AKPER Sintang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/perbedaan-footnote-dan-daftar-pustaka.png","datePublished":"2025-08-28T06:39:35+00:00","description":"Salah satu aspek penting yang seringkali membingungkan bagi penulis pemula adalah perbedaan antara footnote (catatan kaki) dan daftar pustaka (bibliografi).","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#primaryimage","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/perbedaan-footnote-dan-daftar-pustaka.png","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/perbedaan-footnote-dan-daftar-pustaka.png","width":700,"height":400,"caption":"Perbedaan Footnote Dan Daftar Pustaka"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/perbedaan-footnote-daftar-pustaka#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Footnote vs. Daftar Pustaka: Perbedaan dan Cara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","name":"Blog AKPER Sintang","description":"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter","publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization","name":"AKPER SINTANG","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"AKPER SINTANG"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","https:\/\/www.instagram.com\/akpersintang","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["administrator"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3937","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3937"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3937\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3937"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3937"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3937"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}