{"id":3290,"date":"2025-08-10T21:56:38","date_gmt":"2025-08-10T14:56:38","guid":{"rendered":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta"},"modified":"2025-08-10T21:56:38","modified_gmt":"2025-08-10T14:56:38","slug":"tingkatan-sinta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta","title":{"rendered":"Memahami Tingkatan SINTA: Panduan Lengkap"},"content":{"rendered":"<p>Dalam ekosistem akademik Indonesia, Sistem Indeksasi dan Analisis (SINTA) telah menjadi alat yang sangat krusial untuk mengukur kinerja publikasi ilmiah para dosen, peneliti, dan institusi pendidikan. Platform ini tidak hanya berfungsi sebagai database publikasi, tetapi juga menjadi tolak ukur utama dalam penilaian akreditasi, promosi jabatan fungsional, hingga penyaluran dana penelitian.<\/p>\n<p>Memahami SINTA, terutama mengenai tingkatan SINTA yang berbeda, adalah hal yang esensial bagi siapa pun yang berkecimpung di dunia riset dan publikasi ilmiah. Setiap tingkatan mencerminkan kualitas dan reputasi jurnal atau publikasi, serta memberikan gambaran umum tentang produktivitas seorang akademisi. Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu SINTA, pentingnya, dan bagaimana memahami setiap tingkatannya.<\/p>\n<h2>Apa Itu SINTA?<\/h2>\n<p>SINTA, kependekan dari Science and Technology Index, adalah sebuah portal ilmiah yang dikembangkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (sekarang Kemendikbudristek) Republik Indonesia. Tujuannya adalah untuk mengindeks, menganalisis, dan memetakan kekuatan publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh akademisi di Indonesia. SINTA menjadi jembatan antara peneliti dengan jurnal-jurnal bereputasi, sekaligus memudahkan penelusuran hasil penelitian.<\/p>\n<p>Sistem ini mengintegrasikan data dari berbagai database publikasi internasional seperti Scopus, Google Scholar, dan Web of Science, serta basis data nasional seperti Garuda dan Rama. Dengan demikian, SINTA memberikan gambaran komprehensif tentang performa ilmiah seseorang atau sebuah institusi, yang kemudian dikelompokkan ke dalam berbagai tingkatan berdasarkan kualitas jurnal tempat publikasi diterbitkan.<\/p>\n<h2>Pentingnya SINTA bagi Akademisi<\/h2>\n<p>Bagi dosen dan peneliti di Indonesia, skor SINTA dan tingkatan SINTA memiliki implikasi yang sangat luas. Pertama, SINTA seringkali menjadi salah satu syarat utama untuk kenaikan pangkat fungsional, seperti dari Lektor ke Lektor Kepala atau dari Lektor Kepala ke Guru Besar. Semakin tinggi skor dan kategori jurnal yang diindeks SINTA, semakin besar peluang akademisi untuk mencapai jenjang karir yang lebih tinggi.<\/p>\n<p>Kedua, SINTA juga berperan penting dalam pengajuan proposal hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Banyak program pendanaan mensyaratkan pelamar untuk memiliki skor SINTA tertentu sebagai bukti rekam jejak publikasi. Selain itu, akreditasi program studi dan institusi juga sangat dipengaruhi oleh jumlah dan kualitas publikasi yang terindeks SINTA. Oleh karena itu, memahami dan terus berupaya meningkatkan tingkatan SINTA adalah sebuah keharusan.<\/p>\n<h2>Mengenal Tingkatan SINTA<\/h2>\n<p>SINTA mengklasifikasikan jurnal nasional yang terindeks ke dalam enam tingkatan, dikenal sebagai SINTA 1 hingga SINTA 6. Klasifikasi ini didasarkan pada hasil akreditasi jurnal oleh ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional) dan juga metrik lain seperti sitasi dan dampak jurnal. Tingkatan SINTA ini menjadi indikator kualitas dan reputasi jurnal, di mana SINTA 1 adalah kategori tertinggi dan SINTA 6 adalah terendah.<\/p>\n<p>Setiap tingkatan SINTA memiliki kriteria penilaian yang ketat dan secara berkala dievaluasi oleh tim akreditasi. Penentuan tingkatan ini sangat penting karena akan mempengaruhi bobot poin kum bagi dosen dan peneliti yang mempublikasikan karyanya di jurnal-jurnal tersebut. Memahami perbedaan di antara setiap tingkatan SINTA adalah kunci untuk merencanakan strategi publikasi yang efektif.<\/p>\n<h3>SINTA Tingkat 1 (S1) dan SINTA Tingkat 2 (S2)<\/h3>\n<p>Jurnal yang masuk kategori SINTA 1 adalah jurnal yang paling diakui dan bereputasi tinggi di Indonesia, setara dengan jurnal internasional bereputasi. Jurnal-jurnal ini memiliki standar editorial yang sangat ketat, proses peer-review yang rigorous, serta dampak sitasi yang signifikan. Publikasi di jurnal SINTA 1 memberikan poin kum tertinggi bagi seorang akademisi.<\/p>\n<p>Sementara itu, SINTA 2 adalah tingkatan di bawah SINTA 1, namun masih termasuk dalam kategori jurnal sangat baik dan bereputasi. Jurnal SINTA 2 juga memiliki kualitas yang tinggi, proses editorial yang terstandardisasi, dan kontribusi yang jelas terhadap keilmuan. Publikasi di jurnal SINTA 2 juga sangat dianjurkan dan memberikan poin kum yang substansial.<\/p>\n<h3>SINTA Tingkat 3 (S3) dan SINTA Tingkat 4 (S4)<\/h3>\n<p>Jurnal SINTA 3 dan SINTA 4 merupakan kategori jurnal nasional terakreditasi dengan kualitas yang baik. Meskipun tidak setinggi SINTA 1 atau SINTA 2, jurnal-jurnal ini tetap memenuhi standar akademik yang layak dan memiliki kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Publikasi di tingkatan SINTA ini menunjukkan komitmen seorang peneliti dalam menyebarluaskan hasil risetnya.<\/p>\n<p>Perbedaan antara SINTA 3 dan SINTA 4 biasanya terletak pada aspek-aspek minor dalam manajemen jurnal, frekuensi terbit, atau jumlah sitasi. Namun, kedua tingkatan ini tetap penting untuk mendukung ekosistem publikasi ilmiah di Indonesia dan memberikan kesempatan bagi peneliti untuk mempublikasikan karyanya di jurnal yang telah terakreditasi.<\/p>\n<h3>SINTA Tingkat 5 (S5)<\/h3>\n<p>SINTA 5 adalah tingkatan jurnal terakreditasi nasional yang masih berada dalam proses peningkatan kualitas menuju standar yang lebih tinggi. Jurnal-jurnal pada kategori ini umumnya baru mendapatkan akreditasi atau sedang berupaya memperbaiki manajemen editorial dan visibilitasnya. Publikasi di jurnal SINTA 5 tetap diakui dan memberikan poin kum, meskipun dengan bobot yang tidak sebesar tingkatan di atasnya.<\/p>\n<p>Bagi peneliti muda atau yang baru memulai karir publikasi, jurnal SINTA 5 bisa menjadi pilihan awal yang baik untuk membangun portofolio. Meskipun demikian, disarankan untuk terus berupaya mencapai tingkatan yang lebih tinggi seiring dengan bertambahnya pengalaman dan kualitas penelitian.<\/p>\n<h3>SINTA Tingkat 6 (S6)<\/h3>\n<p>SINTA 6 merupakan tingkatan terendah dalam klasifikasi akreditasi jurnal nasional. Jurnal-jurnal di kategori ini biasanya merupakan jurnal yang baru terbit, baru memulai proses akreditasi, atau masih memiliki beberapa kekurangan dalam aspek manajemen atau kualitas editorial. Meskipun demikian, publikasi di jurnal SINTA 6 tetap dianggap sah sebagai karya ilmiah terindeks.<\/p>\n<p>Bagi institusi, memiliki jurnal yang terindeks SINTA 6 menunjukkan adanya upaya untuk mengembangkan wadah publikasi ilmiah internal. Bagi peneliti, mempublikasikan di SINTA 6 dapat menjadi langkah awal untuk belajar proses publikasi dan memenuhi kewajiban Tridharma Perguruan Tinggi, sembari terus berusaha untuk dapat menembus tingkatan SINTA yang lebih tinggi di kemudian hari.<\/p>\n<h2>Manfaat Masing-masing Tingkatan SINTA<\/h2>\n<p>Setiap tingkatan SINTA memiliki manfaat dan implikasi yang berbeda bagi seorang akademisi. Jurnal SINTA 1 dan SINTA 2 memberikan bobot poin kum yang sangat tinggi, yang krusial untuk kenaikan pangkat Guru Besar atau pengajuan hibah penelitian kompetitif. Publikasi di tingkat ini juga meningkatkan reputasi peneliti secara signifikan di kancah nasional maupun internasional, mencerminkan kualitas riset yang luar biasa.<\/p>\n<p>Sementara itu, jurnal SINTA 3 dan SINTA 4 penting untuk pemenuhan kewajiban publikasi rutin dan kenaikan pangkat ke jenjang Lektor Kepala. Publikasi di tingkatan SINTA 5 dan SINTA 6, meskipun bobot kumnya lebih rendah, tetap fundamental bagi peneliti pemula untuk membangun rekam jejak, memenuhi syarat kelulusan, atau sebagai langkah awal untuk memperkenalkan hasil penelitian mereka. Memahami manfaat spesifik ini membantu akademisi merancang strategi publikasi yang selaras dengan tujuan karir mereka.<\/p>\n<h2>Strategi Meningkatkan Skor SINTA<\/h2>\n<p>Meningkatkan skor SINTA dan mencapai tingkatan yang lebih tinggi memerlukan strategi yang terencana dan konsisten. Pertama, fokuslah pada kualitas penelitian. Hasil penelitian yang inovatif, relevan, dan metodologis akan lebih mudah diterima oleh jurnal-jurnal bereputasi tinggi. Kedua, pilih jurnal dengan bijak. Selalu prioritaskan jurnal dengan tingkatan SINTA yang tinggi, sesuai dengan topik dan kualitas riset Anda.<\/p>\n<p>Ketiga, aktiflah dalam kegiatan kolaborasi dan sitasi. Bekerja sama dengan peneliti lain dapat memperluas jaringan dan meningkatkan peluang publikasi di jurnal-jurnal yang lebih baik. Keempat, perhatikan teknis penulisan artikel dan patuhi gaya selingkung jurnal tujuan. Terakhir, manfaatkan fitur-fitur SINTA untuk memantau skor Anda secara berkala dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Konsistensi dalam publikasi juga sangat penting untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkatan SINTA Anda.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>SINTA adalah pilar penting dalam ekosistem publikasi ilmiah di Indonesia, yang memberikan tolok ukur jelas mengenai kualitas dan kuantitas karya ilmiah. Memahami setiap tingkatan SINTA, dari SINTA 1 hingga SINTA 6, bukan hanya sekadar mengetahui hirarki, tetapi juga merumuskan strategi yang tepat untuk pengembangan karir akademik dan kontribusi terhadap ilmu pengetahuan.<\/p>\n<p>Dengan berbekal pemahaman yang kuat tentang tingkatan SINTA dan strategi publikasi yang efektif, para akademisi dapat terus berinovasi, meningkatkan profil ilmiah mereka, dan pada akhirnya, turut serta dalam memajukan riset dan pendidikan tinggi di Indonesia. SINTA bukan hanya alat evaluasi, tetapi juga motivator untuk mencapai keunggulan dalam dunia akademik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam ekosistem akademik Indonesia, Sistem Indeksasi dan Analisis (SINTA) telah menjadi alat yang sangat krusial untuk mengukur kinerja publikasi ilmiah para dosen, peneliti, dan institusi pendidikan. Platform ini tidak hanya berfungsi sebagai database publikasi, tetapi juga menjadi tolak ukur utama dalam penilaian akreditasi, promosi jabatan fungsional, hingga penyaluran dana penelitian. Memahami SINTA, terutama mengenai tingkatan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3289,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[326],"tags":[807,882],"class_list":["post-3290","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-informasi","tag-sinta","tag-tingkatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v28.2) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Memahami Tingkatan SINTA: Panduan Lengkap - AKPER Sintang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam ekosistem akademik Indonesia, Sistem Indeksasi dan Analisis (SINTA) telah menjadi alat yang sangat krusial untuk mengukur kinerja publikasi ilmiah para dosen, peneliti, dan institusi pendidikan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Tingkatan SINTA: Panduan Lengkap\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam ekosistem akademik Indonesia, Sistem Indeksasi dan Analisis (SINTA) telah menjadi alat yang sangat krusial untuk mengukur kinerja publikasi ilmiah para dosen, peneliti, dan institusi pendidikan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AKPER Sintang\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-10T14:56:38+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\"},\"headline\":\"Memahami Tingkatan SINTA: Panduan Lengkap\",\"datePublished\":\"2025-08-10T14:56:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta\"},\"wordCount\":1192,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-tingkatan-sinta-panduan-lengkap.webp\",\"keywords\":[\"sinta\",\"tingkatan\"],\"articleSection\":[\"Informasi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta\",\"name\":\"Memahami Tingkatan SINTA: Panduan Lengkap - AKPER Sintang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-tingkatan-sinta-panduan-lengkap.webp\",\"datePublished\":\"2025-08-10T14:56:38+00:00\",\"description\":\"Dalam ekosistem akademik Indonesia, Sistem Indeksasi dan Analisis (SINTA) telah menjadi alat yang sangat krusial untuk mengukur kinerja publikasi ilmiah para dosen, peneliti, dan institusi pendidikan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-tingkatan-sinta-panduan-lengkap.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-tingkatan-sinta-panduan-lengkap.webp\",\"width\":2048,\"height\":2048,\"caption\":\"Memahami Tingkatan Sinta Panduan Lengkap\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-sinta#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memahami Tingkatan SINTA: Panduan Lengkap\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog AKPER Sintang\",\"description\":\"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"AKPER SINTANG\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"AKPER SINTANG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"administrator\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Tingkatan SINTA: Panduan Lengkap - AKPER Sintang","description":"Dalam ekosistem akademik Indonesia, Sistem Indeksasi dan Analisis (SINTA) telah menjadi alat yang sangat krusial untuk mengukur kinerja publikasi ilmiah para dosen, peneliti, dan institusi pendidikan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Memahami Tingkatan SINTA: Panduan Lengkap","og_description":"Dalam ekosistem akademik Indonesia, Sistem Indeksasi dan Analisis (SINTA) telah menjadi alat yang sangat krusial untuk mengukur kinerja publikasi ilmiah para dosen, peneliti, dan institusi pendidikan.","og_url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta","og_site_name":"Blog AKPER Sintang","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","article_published_time":"2025-08-10T14:56:38+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920"},"headline":"Memahami Tingkatan SINTA: Panduan Lengkap","datePublished":"2025-08-10T14:56:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta"},"wordCount":1192,"publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-tingkatan-sinta-panduan-lengkap.webp","keywords":["sinta","tingkatan"],"articleSection":["Informasi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta","name":"Memahami Tingkatan SINTA: Panduan Lengkap - AKPER Sintang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-tingkatan-sinta-panduan-lengkap.webp","datePublished":"2025-08-10T14:56:38+00:00","description":"Dalam ekosistem akademik Indonesia, Sistem Indeksasi dan Analisis (SINTA) telah menjadi alat yang sangat krusial untuk mengukur kinerja publikasi ilmiah para dosen, peneliti, dan institusi pendidikan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta#primaryimage","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-tingkatan-sinta-panduan-lengkap.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-tingkatan-sinta-panduan-lengkap.webp","width":2048,"height":2048,"caption":"Memahami Tingkatan Sinta Panduan Lengkap"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-sinta#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memahami Tingkatan SINTA: Panduan Lengkap"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","name":"Blog AKPER Sintang","description":"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter","publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization","name":"AKPER SINTANG","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"AKPER SINTANG"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","https:\/\/www.instagram.com\/akpersintang","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["administrator"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3290","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3290"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3290\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3289"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3290"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3290"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3290"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}