{"id":3162,"date":"2025-08-10T08:53:38","date_gmt":"2025-08-10T01:53:38","guid":{"rendered":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal"},"modified":"2025-08-10T08:53:38","modified_gmt":"2025-08-10T01:53:38","slug":"sjr-jurnal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal","title":{"rendered":"Memahami SJR Jurnal: Indikator Kualitas Publikasi Ilmiah"},"content":{"rendered":"<p>Dunia publikasi ilmiah sangat luas, dengan ribuan jurnal yang diterbitkan setiap tahun. Bagi peneliti dan institusi, mengidentifikasi jurnal berkualitas tinggi dengan dampak signifikan adalah esensial. Namun, bagaimana kita bisa mengukur kualitas dan pengaruh sebuah jurnal secara objektif?<\/p>\n<p>Untuk menjawab tantangan tersebut, berbagai metrik dan indeks telah dikembangkan. Salah satu yang paling diakui dan banyak digunakan di tingkat internasional adalah Scimago Journal Rank atau yang lebih dikenal dengan sebutan SJR. Pemahaman mendalam tentang apa itu SJR jurnal menjadi krusial dalam navigasi lanskap penelitian dan publikasi modern.<\/p>\n<h2>Apa Itu SJR Jurnal?<\/h2>\n<p>SJR adalah singkatan dari Scimago Journal Rank, sebuah metrik yang digunakan untuk mengukur pengaruh ilmiah suatu jurnal. Metrik ini dikembangkan oleh Scimago Lab, sebuah kelompok riset dari Spanyol, menggunakan data dari database Scopus yang sangat komprehensif. SJR tidak hanya menghitung jumlah kutipan yang diterima oleh sebuah jurnal, tetapi juga mempertimbangkan &#8216;prestise&#8217; jurnal yang memberikan kutipan tersebut.<\/p>\n<p>Konsep inti di balik SJR jurnal adalah bahwa tidak semua kutipan memiliki bobot yang sama. Sebuah kutipan dari jurnal yang memiliki pengaruh tinggi atau SJR yang tinggi akan memberikan bobot lebih besar dibandingkan dengan kutipan dari jurnal dengan pengaruh yang lebih rendah. Ini menjadikan SJR indikator yang lebih canggih dalam menilai kualitas dan reputasi ilmiah.<\/p>\n<h2>Bagaimana SJR Dihitung?<\/h2>\n<p>Perhitungan nilai SJR melibatkan algoritma kompleks yang didasarkan pada konsep algoritma PageRank Google. Jurnal dipandang sebagai simpul dalam sebuah jaringan, di mana kutipan berfungsi sebagai tautan. Nilai SJR suatu jurnal dipengaruhi oleh jumlah kutipan yang diterima dan, yang lebih penting, oleh SJR jurnal yang mengutip.<\/p>\n<p>Data yang digunakan untuk menghitung SJR jurnal diambil secara eksklusif dari database Scopus, yang mencakup puluhan ribu jurnal, buku, dan prosiding konferensi dari berbagai penerbit global. Pembaharuan nilai SJR dilakukan secara berkala, biasanya setiap tahun, memungkinkan pemantauan tren dan perubahan dalam pengaruh ilmiah jurnal dari waktu ke waktu.<\/p>\n<h2>Pentingnya SJR dalam Dunia Akademik<\/h2>\n<p>SJR memiliki peran yang sangat signifikan dalam dunia akademik, baik bagi peneliti, institusi, maupun pengambil kebijakan. Bagi peneliti, mengetahui nilai SJR jurnal membantu mereka dalam memilih tempat publikasi yang tepat untuk hasil penelitiannya, memastikan karya mereka mencapai audiens yang relevan dan memiliki dampak maksimal. Jurnal dengan SJR tinggi seringkali menunjukkan kualitas editorial dan jangkauan yang luas.<\/p>\n<p>Untuk institusi pendidikan dan penelitian, SJR jurnal menjadi alat penting untuk mengevaluasi kualitas luaran riset yang dihasilkan oleh staf akademiknya. Peringkat SJR juga sering digunakan dalam akreditasi program studi, penilaian kinerja dosen, dan penentuan alokasi dana penelitian. Hal ini mendorong peningkatan standar publikasi dan fokus pada kualitas daripada kuantitas.<\/p>\n<h2>Memahami Kuartil SJR<\/h2>\n<p>Selain nilai numerik SJR, jurnal juga dikategorikan ke dalam kuartil berdasarkan peringkatnya dalam suatu subjek. Ada empat kuartil: Q1, Q2, Q3, dan Q4. Q1 mewakili 25% jurnal teratas dalam kategori subjek tertentu berdasarkan nilai SJR-nya, Q2 adalah 25% berikutnya, dan seterusnya. Umumnya, jurnal Q1 dan Q2 dianggap sebagai jurnal yang sangat berkualitas dan memiliki dampak tinggi.<\/p>\n<p>Kategori kuartil ini sangat membantu peneliti dalam mengidentifikasi jurnal-jurnal terkemuka di bidangnya. Mempublikasikan di jurnal Q1 atau Q2 seringkali menjadi target utama bagi akademisi karena menunjukkan kontribusi signifikan terhadap bidang ilmu. Ini juga menjadi indikator penting bagi institusi dalam menilai kualitas publikasi stafnya, dengan fokus pada kuartil SJR yang lebih tinggi.<\/p>\n<h2>Perbandingan SJR dengan Indikator Lain<\/h2>\n<p>Selain SJR, ada beberapa metrik lain yang umum digunakan, seperti Impact Factor (IF) dari Clarivate Analytics dan Source Normalized Impact per Paper (SNIP). Impact Factor mengukur rata-rata kutipan artikel yang diterbitkan dalam dua tahun sebelumnya, sementara SNIP menormalisasi kutipan berdasarkan karakteristik bidang subjek, seperti frekuensi pengutipan.<\/p>\n<p>Perbedaan utama SJR jurnal adalah pendekatannya yang berfokus pada &#8216;prestise&#8217; kutipan, mirip dengan bobot yang diberikan oleh PageRank. Ini membuat SJR kurang rentan terhadap manipulasi sederhana seperti peningkatan jumlah kutipan dari jurnal berkualitas rendah. Meskipun setiap metrik memiliki kelebihan dan kekurangannya, SJR menawarkan perspektif yang lebih nuansa pada pengaruh ilmiah sebuah jurnal.<\/p>\n<h3>Faktor-faktor Penentu Nilai SJR<\/h3>\n<p>Nilai SJR sebuah jurnal dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci. Yang paling utama adalah jumlah dan kualitas kutipan yang diterima dari artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal tersebut. Jurnal yang sering dikutip oleh jurnal lain dengan SJR tinggi akan memiliki nilai SJR yang lebih baik. Selain itu, masa berlaku kutipan juga diperhitungkan, dengan kutipan terbaru memiliki bobot lebih.<\/p>\n<p>Aspek lain yang turut mempengaruhi adalah jumlah artikel yang diterbitkan oleh jurnal. Jurnal yang menerbitkan terlalu banyak artikel berkualitas rendah dapat mengencerkan nilai SJR-nya, meskipun memiliki beberapa artikel yang sering dikutip. Konsistensi dalam publikasi artikel berkualitas tinggi dan relevan dengan bidang ilmu sangat esensial untuk menjaga dan meningkatkan nilai SJR jurnal.<\/p>\n<h3>Manfaat SJR bagi Peneliti dan Institusi<\/h3>\n<p>Bagi peneliti, SJR jurnal adalah panduan yang sangat berharga untuk strategi publikasi. Memilih jurnal dengan SJR yang relevan dan tinggi dapat meningkatkan visibilitas penelitian, mempercepat diseminasi ilmu, dan berpotensi meningkatkan kutipan di masa depan. Ini juga membantu dalam membangun reputasi akademik individu di kancah global.<\/p>\n<p>Institusi juga mendapatkan manfaat besar dari penggunaan SJR. Data SJR memungkinkan mereka untuk melakukan pembandingan kinerja penelitian dengan institusi lain, mengidentifikasi kekuatan bidang riset, dan membuat keputusan strategis terkait investasi dalam sumber daya penelitian. Penggunaan SJR yang cermat dapat mendorong budaya penelitian yang berorientasi pada kualitas dan dampak.<\/p>\n<h3>Kritik dan Keterbatasan Penggunaan SJR<\/h3>\n<p>Meskipun SJR adalah metrik yang canggih, ia tidak luput dari kritik dan memiliki keterbatasan. Salah satu kritik utama adalah ketergantungannya pada database Scopus, yang mungkin tidak mencakup semua jurnal relevan dari beberapa disiplin ilmu atau wilayah geografis tertentu, terutama ilmu sosial dan humaniora yang didominasi publikasi lokal.<\/p>\n<p>Selain itu, seperti metrik lainnya, SJR jurnal dapat menghadapi tantangan terkait manipulasi atau praktik tidak etis. Perubahan dalam metodologi perhitungan atau cakupan database juga dapat mempengaruhi nilai SJR dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, penting untuk tidak hanya bergantung pada satu metrik, melainkan mempertimbangkan berbagai indikator dan penilaian kualitatif.<\/p>\n<h3>Strategi Meningkatkan Kualitas Jurnal Berdasarkan SJR<\/h3>\n<p>Bagi editor jurnal dan pengelola publikasi, memahami SJR adalah langkah pertama menuju peningkatan kualitas. Strategi untuk meningkatkan nilai SJR jurnal mencakup menarik artikel-artikel berkualitas tinggi, memastikan proses peninjauan sejawat (peer-review) yang ketat, dan meningkatkan visibilitas jurnal melalui pengindeksan yang lebih luas dan promosi aktif.<\/p>\n<p>Mendorong peneliti untuk mengutip artikel yang relevan dari jurnal yang sama (self-citation) dapat membantu, namun harus dilakukan secara etis dan proporsional. Fokus utama harus tetap pada penerbitan konten orisinal, signifikan, dan sering dikutip oleh jurnal-jurnal terkemuka. Kualitas konten adalah kunci utama peningkatan SJR jurnal jangka panjang.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>SJR jurnal adalah salah satu metrik paling berpengaruh dan dihormati dalam dunia publikasi ilmiah saat ini. Sebagai indikator kualitas dan dampak ilmiah, SJR menawarkan perspektif yang lebih nuansa dibandingkan metrik kutipan sederhana, dengan mempertimbangkan prestise jurnal yang mengutip. Pemahaman tentang cara kerja dan pentingnya SJR krusial bagi siapa saja yang terlibat dalam ekosistem riset.<\/p>\n<p>Meskipun memiliki keterbatasan, penggunaan SJR yang bijak, dikombinasikan dengan penilaian kualitatif dan metrik lain, dapat membantu peneliti, editor, dan institusi membuat keputusan yang lebih tepat dalam memajukan ilmu pengetahuan. Terus memantau perkembangan SJR jurnal dan metrik lainnya akan selalu menjadi bagian integral dari strategi publikasi yang efektif dan bertanggung jawab.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dunia publikasi ilmiah sangat luas, dengan ribuan jurnal yang diterbitkan setiap tahun. Bagi peneliti dan institusi, mengidentifikasi jurnal berkualitas tinggi dengan dampak signifikan adalah esensial. Namun, bagaimana kita bisa mengukur kualitas dan pengaruh sebuah jurnal secara objektif? Untuk menjawab tantangan tersebut, berbagai metrik dan indeks telah dikembangkan. Salah satu yang paling diakui dan banyak digunakan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3161,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[326],"tags":[806,883],"class_list":["post-3162","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-informasi","tag-jurnal","tag-sjr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v28.2) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Memahami SJR Jurnal: Indikator Kualitas Publikasi Ilmiah - AKPER Sintang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dunia publikasi ilmiah sangat luas, dengan ribuan jurnal yang diterbitkan setiap tahun.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami SJR Jurnal: Indikator Kualitas Publikasi Ilmiah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dunia publikasi ilmiah sangat luas, dengan ribuan jurnal yang diterbitkan setiap tahun.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AKPER Sintang\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-10T01:53:38+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\"},\"headline\":\"Memahami SJR Jurnal: Indikator Kualitas Publikasi Ilmiah\",\"datePublished\":\"2025-08-10T01:53:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal\"},\"wordCount\":1137,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-sjr-jurnal-indikator-kualitas.webp\",\"keywords\":[\"jurnal\",\"sjr\"],\"articleSection\":[\"Informasi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal\",\"name\":\"Memahami SJR Jurnal: Indikator Kualitas Publikasi Ilmiah - AKPER Sintang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-sjr-jurnal-indikator-kualitas.webp\",\"datePublished\":\"2025-08-10T01:53:38+00:00\",\"description\":\"Dunia publikasi ilmiah sangat luas, dengan ribuan jurnal yang diterbitkan setiap tahun.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-sjr-jurnal-indikator-kualitas.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-sjr-jurnal-indikator-kualitas.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"Memahami Sjr Jurnal Indikator Kualitas\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/sjr-jurnal#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memahami SJR Jurnal: Indikator Kualitas Publikasi Ilmiah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog AKPER Sintang\",\"description\":\"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"AKPER SINTANG\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"AKPER SINTANG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"administrator\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami SJR Jurnal: Indikator Kualitas Publikasi Ilmiah - AKPER Sintang","description":"Dunia publikasi ilmiah sangat luas, dengan ribuan jurnal yang diterbitkan setiap tahun.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Memahami SJR Jurnal: Indikator Kualitas Publikasi Ilmiah","og_description":"Dunia publikasi ilmiah sangat luas, dengan ribuan jurnal yang diterbitkan setiap tahun.","og_url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal","og_site_name":"Blog AKPER Sintang","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","article_published_time":"2025-08-10T01:53:38+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920"},"headline":"Memahami SJR Jurnal: Indikator Kualitas Publikasi Ilmiah","datePublished":"2025-08-10T01:53:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal"},"wordCount":1137,"publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-sjr-jurnal-indikator-kualitas.webp","keywords":["jurnal","sjr"],"articleSection":["Informasi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal","name":"Memahami SJR Jurnal: Indikator Kualitas Publikasi Ilmiah - AKPER Sintang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-sjr-jurnal-indikator-kualitas.webp","datePublished":"2025-08-10T01:53:38+00:00","description":"Dunia publikasi ilmiah sangat luas, dengan ribuan jurnal yang diterbitkan setiap tahun.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal#primaryimage","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-sjr-jurnal-indikator-kualitas.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-sjr-jurnal-indikator-kualitas.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"Memahami Sjr Jurnal Indikator Kualitas"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/sjr-jurnal#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memahami SJR Jurnal: Indikator Kualitas Publikasi Ilmiah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","name":"Blog AKPER Sintang","description":"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter","publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization","name":"AKPER SINTANG","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"AKPER SINTANG"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","https:\/\/www.instagram.com\/akpersintang","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["administrator"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3162","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3162"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3162\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3161"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3162"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3162"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3162"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}