{"id":3154,"date":"2025-08-10T08:11:35","date_gmt":"2025-08-10T01:11:35","guid":{"rendered":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional"},"modified":"2025-08-10T08:11:35","modified_gmt":"2025-08-10T01:11:35","slug":"tingkatan-jurnal-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional","title":{"rendered":"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional"},"content":{"rendered":"<p>Dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah, jurnal internasional memegang peranan krusial sebagai wadah penyebaran ilmu pengetahuan. Namun, tidak semua jurnal memiliki kualitas dan dampak yang sama. Penting bagi para akademisi dan peneliti untuk memahami adanya tingkatan jurnal internasional, yang menjadi indikator kredibilitas dan jangkauan publikasi mereka.<\/p>\n<p>Pemahaman mengenai hierarki ini tidak hanya membantu dalam memilih platform publikasi yang tepat, tetapi juga sangat berpengaruh pada pengakuan akademik, jenjang karir, dan bahkan perolehan hibah penelitian. Setiap tingkatan mencerminkan standar editorial, proses peninjauan sejawat (peer-review), dan dampak sitasi yang berbeda, menjadikannya penentu utama bobot suatu karya ilmiah di mata komunitas global.<\/p>\n<h2>Pentingnya Memahami Tingkatan Jurnal Internasional<\/h2>\n<p>Memahami tingkatan jurnal internasional adalah langkah fundamental bagi setiap peneliti yang ingin karyanya diakui secara luas. Publikasi pada jurnal bereputasi tinggi seringkali menjadi prasyarat untuk promosi jabatan, beasiswa lanjutan, atau bahkan pendanaan proyek penelitian besar. Ini adalah cerminan dari validitas dan signifikansi kontribusi ilmiah yang telah dihasilkan.<\/p>\n<p>Selain itu, publikasi di jurnal berperingkat tinggi memastikan bahwa penelitian Anda menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih relevan, meningkatkan peluang sitasi dan kolaborasi. Hal ini secara langsung berkorelasi dengan visibilitas peneliti dan institusi asal, memperkuat reputasi akademik di kancah global. Tingkatan jurnal internasional menjadi indikator kualitas yang tidak bisa diabaikan.<\/p>\n<h2>Indeksasi Utama: Scopus dan Web of Science<\/h2>\n<p>Dua basis data terbesar yang menjadi tolok ukur utama pengindeksan jurnal internasional adalah Scopus dan Web of Science (WoS). Jurnal yang terindeks di salah satu atau kedua basis data ini umumnya dianggap memiliki standar kualitas yang telah diakui secara global. Indeksasi ini menunjukkan bahwa jurnal telah memenuhi kriteria ketat terkait proses editorial, publikasi, dan dampaknya.<\/p>\n<p>Scopus, yang dimiliki oleh Elsevier, mencakup berbagai disiplin ilmu, sementara Web of Science dari Clarivate Analytics juga memiliki cakupan yang luas, meskipun dengan fokus yang sedikit berbeda. Keberadaan jurnal dalam indeks-indeks ini menjadi syarat awal untuk dipertimbangkan dalam tingkatan jurnal internasional lebih lanjut, seperti peringkat kuartil atau metrik dampak lainnya.<\/p>\n<h2>Metrik Kualitas dan Peringkat Jurnal<\/h2>\n<p>Di luar sekadar terindeks, kualitas jurnal internasional diukur melalui berbagai metrik dampak. Metrik ini memberikan gambaran kuantitatif tentang seberapa sering artikel dalam jurnal tersebut disitasi oleh peneliti lain. Pemahaman metrik ini krusial untuk mengidentifikasi tingkatan jurnal internasional yang sesungguhnya.<\/p>\n<p>Metrik-metrik ini membantu peneliti dan institusi dalam mengevaluasi profil jurnal, membandingkan dampaknya di antara disiplin ilmu yang berbeda, dan membuat keputusan strategis mengenai di mana akan mempublikasikan karya mereka. Setiap metrik memiliki cara perhitungan dan interpretasinya sendiri, memberikan perspektif yang beragam tentang pengaruh suatu jurnal.<\/p>\n<h3>SCImago Journal Rank (SJR)<\/h3>\n<p>SCImago Journal Rank (SJR) adalah salah satu metrik populer yang dikembangkan berdasarkan algoritma Google PageRank, yang menggunakan data dari Scopus. SJR mengukur prestise jurnal berdasarkan jumlah sitasi yang diterima, dengan memberikan bobot lebih pada sitasi dari jurnal yang juga memiliki SJR tinggi. Ini berarti sitasi dari jurnal berpengaruh akan lebih berharga.<\/p>\n<p>Nilai SJR mencerminkan &#8216;kekuatan&#8217; sitasi yang diterima jurnal dan digunakan untuk mengklasifikasikan jurnal ke dalam kuartil (Q1-Q4). Semakin tinggi nilai SJR, semakin tinggi pula tingkatan jurnal internasional tersebut di bidangnya, menandakan pengaruh dan reputasi yang lebih besar dalam komunitas ilmiah.<\/p>\n<h3>Source Normalized Impact per Paper (SNIP)<\/h3>\n<p>Source Normalized Impact per Paper (SNIP) adalah metrik lain yang juga berasal dari Scopus, namun dengan pendekatan yang berbeda dari SJR. SNIP dirancang untuk menormalisasi dampak sitasi dengan memperhitungkan karakteristik sitasi pada bidang ilmu tertentu. Ini mengatasi bias antar disiplin ilmu yang berbeda dalam frekuensi sitasi.<\/p>\n<p>Dengan kata lain, SNIP memungkinkan perbandingan yang lebih adil antara jurnal dari bidang yang memiliki frekuensi sitasi tinggi (misalnya biologi) dengan bidang yang frekuensi sitasinya lebih rendah (misalnya humaniora). SNIP sangat berguna untuk mengevaluasi tingkatan jurnal internasional secara lintas disiplin ilmu.<\/p>\n<h3>CiteScore<\/h3>\n<p>CiteScore adalah metrik yang juga dikembangkan oleh Elsevier dan menggunakan data dari Scopus. Mirip dengan Impact Factor dari WoS, CiteScore menghitung rata-rata sitasi yang diterima artikel yang diterbitkan dalam suatu jurnal selama periode tiga atau empat tahun terakhir, dibagi dengan jumlah total artikel yang diterbitkan dalam periode yang sama.<\/p>\n<p>CiteScore menyediakan gambaran langsung mengenai dampak sitasi suatu jurnal, yang diperbarui setiap tahun. Ini adalah indikator yang mudah dipahami dan banyak digunakan untuk menilai tingkatan jurnal internasional, terutama bagi peneliti yang terbiasa dengan konsep rata-rata sitasi per artikel.<\/p>\n<h2>Peringkat Kuartil (Q-rank): Indikator Presisi<\/h2>\n<p>Salah satu cara paling umum untuk mengkategorikan tingkatan jurnal internasional adalah melalui sistem peringkat kuartil, yang sering disebut Q-rank. Jurnal dikelompokkan ke dalam empat kuartil (Q1, Q2, Q3, Q4) berdasarkan metrik seperti SJR atau JIF (Journal Impact Factor dari WoS), yang membagi jurnal dalam suatu kategori subjek menjadi empat bagian yang sama.<\/p>\n<p>Sistem kuartil ini memberikan gambaran cepat tentang posisi relatif suatu jurnal dalam bidangnya. Q1 menunjukkan jurnal teratas yang paling prestisius, sedangkan Q4 berada di urutan terbawah dalam kategori subjeknya. Memahami peringkat kuartil sangat penting untuk menentukan di mana posisi sebuah jurnal dalam tingkatan jurnal internasional.<\/p>\n<h3>Membedah Kuartil Q1 hingga Q4<\/h3>\n<p>Kuartil Q1 mencakup 25% teratas jurnal dalam kategori subjek tertentu yang memiliki nilai metrik tertinggi (SJR atau JIF). Jurnal Q1 dianggap sebagai yang paling berpengaruh dan diakui secara luas. Publikasi di Q1 sering menjadi target utama bagi peneliti yang berambisi tinggi karena dampaknya yang signifikan pada reputasi akademik.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Q2 mewakili 25% jurnal berikutnya (26-50%), Q3 (51-75%), dan Q4 (76-100%). Meskipun jurnal Q2 dan Q3 masih dianggap baik, terutama jika dibandingkan dengan jurnal yang tidak terindeks, Q4 seringkali memiliki dampak sitasi yang lebih rendah. Pemilihan kuartil bergantung pada tujuan publikasi dan tingkat persaingan yang ingin dihadapi peneliti untuk menembus tingkatan jurnal internasional.<\/p>\n<h2>Strategi Memilih Jurnal Internasional untuk Publikasi<\/h2>\n<p>Memilih jurnal internasional yang tepat untuk publikasi merupakan keputusan strategis yang memerlukan pertimbangan matang. Peneliti harus mempertimbangkan relevansi topik penelitian dengan ruang lingkup jurnal, target audiens, dan tentu saja, tingkatan jurnal internasional yang diinginkan. Jangan hanya terpaku pada Q1 jika penelitian Anda lebih cocok untuk jurnal dengan audiens spesifik di kuartil yang berbeda.<\/p>\n<p>Selain itu, perhatikan juga faktor-faktor seperti kecepatan proses peer-review, biaya publikasi (Article Processing Charges\/APC), dan kebijakan akses terbuka. Keselarasan antara kualitas penelitian Anda dan reputasi jurnal akan meningkatkan peluang artikel Anda diterima dan memberikan dampak maksimal dalam pengembangan ilmu pengetahuan.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Memahami berbagai tingkatan jurnal internasional adalah sebuah keharusan bagi setiap akademisi dan peneliti di era global ini. Dari indeksasi dasar di Scopus atau Web of Science hingga metrik dampak kompleks seperti SJR, SNIP, CiteScore, dan peringkat kuartil, setiap elemen memberikan wawasan berharga mengenai posisi suatu jurnal dalam ekosistem ilmiah.<\/p>\n<p>Dengan pengetahuan yang komprehensif tentang tingkatan jurnal internasional, peneliti dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dalam strategi publikasi mereka. Ini tidak hanya memaksimalkan dampak dari karya ilmiah yang dihasilkan tetapi juga berkontribusi pada kemajuan karir akademik dan pengakuan di panggung penelitian global yang semakin kompetitif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah, jurnal internasional memegang peranan krusial sebagai wadah penyebaran ilmu pengetahuan. Namun, tidak semua jurnal memiliki kualitas dan dampak yang sama. Penting bagi para akademisi dan peneliti untuk memahami adanya tingkatan jurnal internasional, yang menjadi indikator kredibilitas dan jangkauan publikasi mereka. Pemahaman mengenai hierarki ini tidak hanya membantu dalam memilih &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3153,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[326],"tags":[806,882],"class_list":["post-3154","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-informasi","tag-jurnal","tag-tingkatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v28.2) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Memahami Tingkatan Jurnal Internasional - AKPER Sintang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah, jurnal internasional memegang peranan krusial sebagai wadah penyebaran ilmu pengetahuan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah, jurnal internasional memegang peranan krusial sebagai wadah penyebaran ilmu pengetahuan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AKPER Sintang\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-10T01:11:35+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\"},\"headline\":\"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional\",\"datePublished\":\"2025-08-10T01:11:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional\"},\"wordCount\":1085,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-tingkatan-jurnal-internasional.webp\",\"keywords\":[\"jurnal\",\"tingkatan\"],\"articleSection\":[\"Informasi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional\",\"name\":\"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional - AKPER Sintang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-tingkatan-jurnal-internasional.webp\",\"datePublished\":\"2025-08-10T01:11:35+00:00\",\"description\":\"Dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah, jurnal internasional memegang peranan krusial sebagai wadah penyebaran ilmu pengetahuan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-tingkatan-jurnal-internasional.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/memahami-tingkatan-jurnal-internasional.webp\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/tingkatan-jurnal-internasional#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog AKPER Sintang\",\"description\":\"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"AKPER SINTANG\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"AKPER SINTANG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"administrator\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional - AKPER Sintang","description":"Dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah, jurnal internasional memegang peranan krusial sebagai wadah penyebaran ilmu pengetahuan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional","og_description":"Dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah, jurnal internasional memegang peranan krusial sebagai wadah penyebaran ilmu pengetahuan.","og_url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional","og_site_name":"Blog AKPER Sintang","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","article_published_time":"2025-08-10T01:11:35+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920"},"headline":"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional","datePublished":"2025-08-10T01:11:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional"},"wordCount":1085,"publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-tingkatan-jurnal-internasional.webp","keywords":["jurnal","tingkatan"],"articleSection":["Informasi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional","name":"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional - AKPER Sintang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-tingkatan-jurnal-internasional.webp","datePublished":"2025-08-10T01:11:35+00:00","description":"Dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah, jurnal internasional memegang peranan krusial sebagai wadah penyebaran ilmu pengetahuan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional#primaryimage","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-tingkatan-jurnal-internasional.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/memahami-tingkatan-jurnal-internasional.webp","width":512,"height":512,"caption":"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/tingkatan-jurnal-internasional#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memahami Tingkatan Jurnal Internasional"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","name":"Blog AKPER Sintang","description":"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter","publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization","name":"AKPER SINTANG","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"AKPER SINTANG"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","https:\/\/www.instagram.com\/akpersintang","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["administrator"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3154","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3154"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3154\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3153"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3154"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3154"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3154"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}