{"id":2985,"date":"2025-08-09T16:11:13","date_gmt":"2025-08-09T09:11:13","guid":{"rendered":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah"},"modified":"2025-08-09T16:11:13","modified_gmt":"2025-08-09T09:11:13","slug":"wos-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah","title":{"rendered":"WOS Adalah: Memahami Web of Science untuk Akademisi"},"content":{"rendered":"<p>Dalam era informasi digital yang berkembang pesat, akses terhadap sumber daya ilmiah yang kredibel dan terverifikasi menjadi sangat krusial, terutama bagi para akademisi dan peneliti. Salah satu platform terkemuka yang menjadi rujukan global dalam dunia riset adalah Web of Science, atau yang lebih sering dikenal dengan akronim WOS. Penting untuk memahami apa itu WOS dan bagaimana ia menjadi pilar utama dalam penilaian kualitas dan relevansi penelitian ilmiah di seluruh dunia.<\/p>\n<p>Ketika berbicara tentang publikasi ilmiah, reputasi jurnal dan visibilitas penelitian adalah dua faktor yang tak terpisahkan. Di sinilah peran WOS menjadi sangat vital. WOS adalah sebuah database bibliografi dan sitasi yang menyediakan akses ke jutaan artikel ilmiah dari ribuan jurnal bereputasi, prosiding konferensi, dan buku dari berbagai disiplin ilmu. Kemampuannya dalam mengindeks sitasi memungkinkan peneliti melacak dampak suatu karya ilmiah dan mengidentifikasi penelitian yang paling berpengaruh di bidangnya.<\/p>\n<h2>Apa itu WOS (Web of Science)?<\/h2>\n<p>WOS adalah platform riset berbasis langganan yang dikembangkan oleh Clarivate Analytics. Pada intinya, WOS berfungsi sebagai mesin pencari dan indeks sitasi yang komprehensif, memungkinkan pengguna untuk menemukan, menganalisis, dan mengelola informasi ilmiah dari jurnal-jurnal terkemuka di dunia. Database ini tidak hanya mencakup judul, abstrak, dan informasi penulis, tetapi yang paling penting adalah catatan sitasi, yang menunjukkan berapa kali sebuah artikel telah dikutip oleh penelitian lain.<\/p>\n<p>Pembeda utama WOS dari database lain adalah proses seleksi jurnal yang ketat. Hanya jurnal-jurnal yang memenuhi standar kualitas tinggi dan memiliki tinjauan sejawat (peer review) yang kredibel yang dapat diindeks di WOS. Proses kurasi yang selektif ini menjadikan WOS sebagai sumber informasi yang sangat terpercaya bagi komunitas ilmiah global, menjadikannya standar emas untuk mengukur dampak dan kualitas publikasi ilmiah.<\/p>\n<h2>Indeks Utama dalam WOS<\/h2>\n<p>WOS mengorganisir datanya ke dalam beberapa indeks utama, yang masing-masing mencakup disiplin ilmu tertentu. Memahami perbedaan antara indeks-indeks ini sangat penting untuk memaksimalkan pencarian dan penemuan literatur yang relevan. Setiap indeks memiliki fokus yang berbeda, namun semuanya mempertahankan standar kualitas tinggi yang sama dalam proses seleksinya.<\/p>\n<h3>Science Citation Index Expanded (SCIE)<\/h3>\n<p>SCIE adalah salah satu indeks tertua dan paling komprehensif dalam WOS, yang mencakup bidang ilmu alam, teknik, dan kedokteran. Jurnal-jurnal yang terindeks di SCIE dikenal karena dampak dan kualitas penelitiannya yang tinggi, menjadikannya sumber rujukan utama bagi para peneliti di bidang-bidang ini. Publikasi di jurnal SCIE sering kali dianggap sebagai indikator kuat dari kontribusi ilmiah yang signifikan.<\/p>\n<p>Indeks ini mencakup spektrum luas dari disiplin ilmu seperti biologi, kimia, fisika, kedokteran, pertanian, rekayasa, dan ilmu komputer. Keterwakilan jurnal-jurnal global di SCIE memastikan bahwa peneliti memiliki akses ke inovasi dan penemuan terbaru dari seluruh dunia, memfasilitasi kolaborasi dan diseminasi ilmu pengetahuan lintas batas.<\/p>\n<h3>Social Sciences Citation Index (SSCI)<\/h3>\n<p>SSCI adalah indeks lain yang penting dalam WOS, berfokus pada bidang ilmu sosial. Ini mencakup disiplin ilmu seperti ekonomi, sosiologi, psikologi, pendidikan, ilmu politik, dan antropologi. Jurnal-jurnal yang terindeks di SSCI diakui karena kontribusinya terhadap pemahaman fenomena sosial dan perilaku manusia.<\/p>\n<p>Sama seperti SCIE, jurnal-jurnal di SSCI juga melalui proses seleksi ketat untuk memastikan kualitas dan relevansi. Bagi peneliti di bidang ilmu sosial, SSCI adalah alat tak ternilai untuk melacak tren penelitian, mengidentifikasi teori-teori berpengaruh, dan menemukan kolaborator potensial di komunitas ilmiah global.<\/p>\n<h3>Arts &amp; Humanities Citation Index (AHCI)<\/h3>\n<p>AHCI melayani komunitas akademis di bidang seni dan humaniora, mencakup disiplin ilmu seperti sastra, sejarah, filsafat, agama, musik, seni rupa, dan arsitektur. Indeks ini mengakui bahwa penelitian di bidang ini mungkin memiliki pola sitasi yang berbeda dari ilmu alam atau sosial, namun tetap memegang standar kualitas yang tinggi.<\/p>\n<p>Meskipun jumlah sitasi mungkin tidak setinggi di bidang STEM, AHCI tetap menjadi sumber yang krusial untuk mengidentifikasi karya-karya fundamental dan perdebatan penting dalam seni dan humaniora. Ini membantu peneliti di bidang-bidang ini menemukan perspektif baru dan memperluas pemahaman mereka tentang warisan budaya dan intelektual manusia.<\/p>\n<h3>Emerging Sources Citation Index (ESCI)<\/h3>\n<p>ESCI adalah indeks yang relatif baru dalam WOS, diluncurkan untuk mencakup jurnal-jurnal berkualitas tinggi yang baru muncul dan berpotensi untuk diindeks di SCIE, SSCI, atau AHCI di masa depan. Indeks ini memberikan visibilitas kepada jurnal-jurnal yang belum memiliki riwayat sitasi yang cukup panjang atau dampak yang besar, tetapi menunjukkan janji kualitas editorial yang kuat.<\/p>\n<p>Bagi jurnal, terindeks di ESCI adalah langkah penting menuju pengakuan global. Bagi peneliti, ESCI adalah sumber yang berguna untuk menemukan penelitian terbaru dan inovatif dari jurnal-jurnal yang sedang berkembang. Kehadiran ESCI menunjukkan komitmen WOS untuk terus memperluas cakupannya sambil tetap menjaga standar kualitasnya.<\/p>\n<h2>Manfaat Menggunakan WOS untuk Peneliti<\/h2>\n<p>Penggunaan WOS adalah sebuah keharusan bagi peneliti yang serius dalam meningkatkan kualitas dan dampak karyanya. Salah satu manfaat utamanya adalah kemampuannya untuk mengidentifikasi literatur yang paling relevan dan berpengaruh di bidang tertentu. Fitur pencarian sitasi memungkinkan peneliti untuk melacak artikel-artikel yang paling banyak dikutip, memberikan indikasi tentang penelitian fundamental dan tren terbaru.<\/p>\n<p>Selain itu, WOS adalah alat yang sangat baik untuk menemukan jurnal yang tepat untuk publikasi. Melalui fitur Journal Citation Reports (JCR) yang terintegrasi, peneliti dapat memeriksa faktor dampak (Impact Factor) dan metrik lain dari ribuan jurnal, membantu mereka memilih tempat publikasi yang paling sesuai dengan target audiens dan tujuan dampak. Ini juga membantu dalam menghindari jurnal predator yang tidak kredibel.<\/p>\n<h2>Cara Mengakses dan Memanfaatkan WOS<\/h2>\n<p>Akses ke WOS biasanya disediakan melalui langganan institusional oleh universitas atau lembaga penelitian. Setelah mendapatkan akses, pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur canggih yang ditawarkan. Fitur pencarian memungkinkan pengguna untuk mencari berdasarkan kata kunci, penulis, judul jurnal, atau afiliasi, dengan opsi untuk menyaring hasil berdasarkan tahun publikasi, tipe dokumen, atau bidang studi.<\/p>\n<p>Selain pencarian dasar, WOS juga menawarkan alat analisis sitasi yang kuat. Pengguna dapat membuat laporan sitasi untuk melacak dampak publikasi mereka sendiri atau menganalisis kutipan dari peneliti atau institusi lain. Fitur-fitur ini sangat membantu dalam evaluasi kinerja penelitian, identifikasi kolaborator potensial, dan pemetaan lanskap penelitian di suatu bidang.<\/p>\n<h2>Peran WOS dalam Penilaian Kualitas Penelitian<\/h2>\n<p>WOS adalah standar emas dalam penilaian kualitas penelitian secara global. Data dari WOS, terutama faktor dampak jurnal, sering digunakan oleh komite penilaian akademik, lembaga pendanaan, dan badan akreditasi untuk mengevaluasi kualitas dan produktivitas peneliti serta institusi. Publikasi di jurnal yang terindeks WOS sering menjadi salah satu kriteria utama untuk kenaikan pangkat akademik, beasiswa, dan hibah penelitian.<\/p>\n<p>Penggunaan WOS memastikan bahwa penilaian didasarkan pada metrik yang objektif dan terkurasi dengan baik. Meskipun faktor dampak bukan satu-satunya indikator kualitas, ia memberikan gambaran yang kuat tentang seberapa sering artikel dalam jurnal tersebut dikutip oleh komunitas ilmiah. Dengan demikian, WOS memainkan peran penting dalam menjaga integritas dan akuntabilitas dalam dunia penelitian akademik.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>WOS adalah sebuah ekosistem informasi ilmiah yang tak tergantikan bagi setiap akademisi dan peneliti yang ingin berpartisipasi dalam penelitian global. Dengan database yang dikurasi secara ketat dan alat analisis sitasi yang canggih, WOS tidak hanya memfasilitasi penemuan literatur yang relevan tetapi juga menjadi tolok ukur penting untuk menilai kualitas dan dampak penelitian. Menguasai penggunaan WOS adalah langkah esensial untuk meningkatkan visibilitas, kredibilitas, dan kontribusi ilmiah Anda.<\/p>\n<p>Memahami bahwa WOS adalah lebih dari sekadar database, melainkan sebuah gerbang menuju dunia penelitian bereputasi, akan memberdayakan para peneliti untuk membuat keputusan yang lebih cerdas mengenai literatur yang akan mereka baca, jurnal tempat mereka akan menerbitkan, dan arah penelitian mereka di masa depan. Dengan demikian, WOS terus memainkan peran sentral dalam memajukan ilmu pengetahuan dan inovasi di seluruh dunia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam era informasi digital yang berkembang pesat, akses terhadap sumber daya ilmiah yang kredibel dan terverifikasi menjadi sangat krusial, terutama bagi para akademisi dan peneliti. Salah satu platform terkemuka yang menjadi rujukan global dalam dunia riset adalah Web of Science, atau yang lebih sering dikenal dengan akronim WOS. Penting untuk memahami apa itu WOS dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2984,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[326],"tags":[723,852],"class_list":["post-2985","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-informasi","tag-adalah","tag-wos"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v28.2) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>WOS Adalah: Memahami Web of Science untuk Akademisi - AKPER Sintang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam era informasi digital yang berkembang pesat, akses terhadap sumber daya ilmiah yang kredibel dan terverifikasi menjadi sangat krusial, terutama bagi para akademisi dan peneliti.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"WOS Adalah: Memahami Web of Science untuk Akademisi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam era informasi digital yang berkembang pesat, akses terhadap sumber daya ilmiah yang kredibel dan terverifikasi menjadi sangat krusial, terutama bagi para akademisi dan peneliti.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AKPER Sintang\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-09T09:11:13+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\"},\"headline\":\"WOS Adalah: Memahami Web of Science untuk Akademisi\",\"datePublished\":\"2025-08-09T09:11:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah\"},\"wordCount\":1182,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/wos-adalah-memahami-web-of.webp\",\"keywords\":[\"adalah\",\"wos\"],\"articleSection\":[\"Informasi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah\",\"name\":\"WOS Adalah: Memahami Web of Science untuk Akademisi - AKPER Sintang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/wos-adalah-memahami-web-of.webp\",\"datePublished\":\"2025-08-09T09:11:13+00:00\",\"description\":\"Dalam era informasi digital yang berkembang pesat, akses terhadap sumber daya ilmiah yang kredibel dan terverifikasi menjadi sangat krusial, terutama bagi para akademisi dan peneliti.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/wos-adalah-memahami-web-of.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/wos-adalah-memahami-web-of.webp\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Wos Adalah Memahami Web Of\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wos-adalah#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"WOS Adalah: Memahami Web of Science untuk Akademisi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog AKPER Sintang\",\"description\":\"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"AKPER SINTANG\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"AKPER SINTANG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"administrator\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"WOS Adalah: Memahami Web of Science untuk Akademisi - AKPER Sintang","description":"Dalam era informasi digital yang berkembang pesat, akses terhadap sumber daya ilmiah yang kredibel dan terverifikasi menjadi sangat krusial, terutama bagi para akademisi dan peneliti.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"WOS Adalah: Memahami Web of Science untuk Akademisi","og_description":"Dalam era informasi digital yang berkembang pesat, akses terhadap sumber daya ilmiah yang kredibel dan terverifikasi menjadi sangat krusial, terutama bagi para akademisi dan peneliti.","og_url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah","og_site_name":"Blog AKPER Sintang","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","article_published_time":"2025-08-09T09:11:13+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920"},"headline":"WOS Adalah: Memahami Web of Science untuk Akademisi","datePublished":"2025-08-09T09:11:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah"},"wordCount":1182,"publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/wos-adalah-memahami-web-of.webp","keywords":["adalah","wos"],"articleSection":["Informasi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah","name":"WOS Adalah: Memahami Web of Science untuk Akademisi - AKPER Sintang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/wos-adalah-memahami-web-of.webp","datePublished":"2025-08-09T09:11:13+00:00","description":"Dalam era informasi digital yang berkembang pesat, akses terhadap sumber daya ilmiah yang kredibel dan terverifikasi menjadi sangat krusial, terutama bagi para akademisi dan peneliti.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah#primaryimage","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/wos-adalah-memahami-web-of.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/wos-adalah-memahami-web-of.webp","width":512,"height":512,"caption":"Wos Adalah Memahami Web Of"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wos-adalah#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"WOS Adalah: Memahami Web of Science untuk Akademisi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","name":"Blog AKPER Sintang","description":"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter","publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization","name":"AKPER SINTANG","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"AKPER SINTANG"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","https:\/\/www.instagram.com\/akpersintang","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["administrator"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2985","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2985"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2985\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2984"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2985"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2985"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2985"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}