{"id":2657,"date":"2025-08-07T09:44:17","date_gmt":"2025-08-07T02:44:17","guid":{"rendered":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki"},"modified":"2025-08-07T09:44:17","modified_gmt":"2025-08-07T02:44:17","slug":"diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki","title":{"rendered":"### Judul: Diagnosa Keperawatan Keluarga SDKI: Panduan Lengkap Asuhan Holistik"},"content":{"rendered":"<p>Dalam praktik keperawatan, keluarga merupakan unit penting yang membutuhkan perhatian holistik. Perawat tidak hanya merawat individu, tetapi juga seluruh sistem keluarga, memahami dinamika dan interaksi antar anggotanya. Untuk memastikan asuhan yang tepat dan terstandardisasi, penggunaan instrumen diagnostik yang akurat menjadi krusial.<\/p>\n<p>Salah satu pedoman utama yang digunakan di Indonesia adalah Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI). SDKI menyediakan kerangka kerja yang jelas untuk mengidentifikasi masalah kesehatan, baik aktual maupun risiko, yang dihadapi oleh keluarga. Memahami dan menerapkan diagnosa keperawatan keluarga SDKI adalah fondasi bagi intervensi keperawatan yang efektif.<\/p>\n<h2>Memahami SDKI dalam Konteks Keluarga<\/h2>\n<p>SDKI adalah panduan baku yang memuat daftar diagnosa keperawatan beserta definisi dan karakteristik mayor\/minornya. Dalam konteks keluarga, SDKI membantu perawat dalam merumuskan masalah kesehatan yang berkaitan dengan fungsi, struktur, dan proses keluarga secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Penerapan diagnosa keperawatan keluarga SDKI memungkinkan perawat untuk beralih dari fokus individual ke unit keluarga sebagai kesatuan. Hal ini penting karena masalah kesehatan individu sering kali memiliki dampak luas terhadap anggota keluarga lainnya, dan sebaliknya, dinamika keluarga dapat memengaruhi kondisi kesehatan individu.<\/p>\n<h2>Proses Penegakan Diagnosa Keperawatan Keluarga<\/h2>\n<p>Penegakan diagnosa keperawatan keluarga SDKI dimulai dengan pengkajian yang komprehensif. Perawat perlu mengumpulkan data lengkap tentang riwayat kesehatan keluarga, pola koping, fungsi ekonomi, spiritualitas, hingga tahap perkembangan keluarga saat ini.<\/p>\n<p>Setelah data terkumpul, perawat menganalisis informasi tersebut untuk mengidentifikasi kesenjangan atau masalah yang ada. Proses ini melibatkan interpretasi data subjektif dan objektif, serta membandingkannya dengan karakteristik diagnosa yang ada dalam SDKI untuk merumuskan diagnosa yang tepat dan akurat.<\/p>\n<h3>Pengkajian Keluarga Komprehensif<\/h3>\n<p>Pengkajian keluarga yang mendalam adalah langkah fundamental dalam menunjang diagnosa keperawatan keluarga SDKI. Ini melibatkan penilaian struktur keluarga, seperti genogram dan ekomap, serta fungsi keluarga dalam memenuhi kebutuhan anggotanya.<\/p>\n<p>Aspek lain yang penting untuk dikaji meliputi sistem pendukung keluarga, mekanisme koping yang digunakan, dan keyakinan budaya yang memengaruhi kesehatan. Data yang lengkap akan memperkuat ketepatan perumusan diagnosa keperawatan keluarga SDKI.<\/p>\n<h2>Jenis Diagnosa Keperawatan Keluarga Berdasarkan SDKI<\/h2>\n<p>SDKI mengklasifikasikan diagnosa keperawatan menjadi tiga kategori utama: aktual, risiko, dan promosi kesehatan. Setiap kategori memiliki karakteristik dan implikasi intervensi yang berbeda, terutama saat diterapkan pada unit keluarga.<\/p>\n<p>Diagnosa aktual menggambarkan kondisi yang sedang terjadi pada keluarga, sementara diagnosa risiko menunjukkan potensi masalah yang mungkin muncul. Diagnosa promosi kesehatan berfokus pada potensi peningkatan kesejahteraan keluarga, mencerminkan pendekatan positif dalam asuhan keperawatan.<\/p>\n<h3>Diagnosa Aktual dan Potensial pada Keluarga<\/h3>\n<p>Diagnosa aktual pada keluarga mencerminkan masalah yang sedang dialami, contohnya &#8216;Koping Keluarga Tidak Efektif&#8217; atau &#8216;Disfungsi Proses Keluarga&#8217;. Perawat perlu mengidentifikasi penyebab dan tanda-tanda yang jelas untuk menegakkan diagnosa ini.<\/p>\n<p>Sementara itu, diagnosa risiko mengidentifikasi potensi masalah yang belum terjadi namun berpotensi muncul, seperti &#8216;Risiko Ketidakberdayaan Keluarga&#8217; atau &#8216;Risiko Keterlambatan Perkembangan&#8217;. Intervensi untuk diagnosa risiko berfokus pada pencegahan dan mitigasi.<\/p>\n<h2>Peran Perawat dalam Diagnosa Keperawatan Keluarga<\/h2>\n<p>Perawat memiliki peran sentral dalam proses diagnosa keperawatan keluarga SDKI. Selain sebagai pengumpul dan penganalisis data, perawat juga berperan sebagai fasilitator komunikasi dalam keluarga, membantu mereka mengidentifikasi dan memahami masalah kesehatan.<\/p>\n<p>Sebagai advokat, perawat memastikan bahwa kebutuhan dan preferensi keluarga dipertimbangkan dalam setiap rencana asuhan. Kolaborasi aktif dengan anggota keluarga adalah kunci untuk mencapai keberhasilan intervensi dan tujuan kesehatan yang ditetapkan bersama.<\/p>\n<h3>Pentingnya Kolaborasi dengan Anggota Keluarga<\/h3>\n<p>Kolaborasi adalah fondasi suksesnya diagnosa keperawatan keluarga SDKI dan implementasi intervensinya. Melibatkan anggota keluarga dalam setiap tahap asuhan memastikan rencana yang relevan dan diterima oleh mereka, meningkatkan kepatuhan dan hasil yang lebih baik.<\/p>\n<p>Melalui kolaborasi, perawat dapat memberdayakan keluarga untuk mengambil peran aktif dalam manajemen kesehatan mereka sendiri. Ini membangun kemandirian dan rasa tanggung jawab bersama terhadap kesejahteraan seluruh unit keluarga.<\/p>\n<h2>Tantangan dan Solusi dalam Penegakan Diagnosa<\/h2>\n<p>Meskipun SDKI memberikan panduan yang jelas, penegakan diagnosa keperawatan keluarga SDKI bisa menghadapi tantangan. Kompleksitas dinamika keluarga, subjektivitas data, dan sensitivitas budaya memerlukan kepekaan dan keterampilan komunikasi yang tinggi dari perawat.<\/p>\n<p>Solusinya melibatkan pengkajian yang sangat cermat, komunikasi terbuka dan empatik, serta penggunaan berbagai sumber data. Pelatihan berkelanjutan dan diskusi kasus antarperawat juga dapat meningkatkan ketajaman dalam merumuskan diagnosa keperawatan keluarga yang tepat.<\/p>\n<h3>Etika dan Profesionalisme dalam Asuhan Keperawatan Keluarga<\/h3>\n<p>Dalam setiap langkah penegakan diagnosa keperawatan keluarga SDKI, etika dan profesionalisme harus dijunjung tinggi. Perawat wajib menjaga kerahasiaan informasi keluarga, menghormati nilai-nilai dan kepercayaan mereka, serta menghindari penilaian pribadi.<\/p>\n<p>Pendekatan non-diskriminatif dan empati sangat krusial untuk membangun kepercayaan dengan keluarga. Profesionalisme perawat akan menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi keluarga untuk berbagi masalah dan menerima asuhan yang efektif.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Diagnosa keperawatan keluarga SDKI adalah instrumen vital dalam memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif dan terstandardisasi. Dengan memahami dan menerapkan pedoman ini, perawat dapat mengidentifikasi masalah kesehatan keluarga secara akurat, merencanakan intervensi yang tepat, dan mempromosikan kesejahteraan secara menyeluruh.<\/p>\n<p>Penerapan yang efektif dari diagnosa keperawatan keluarga SDKI tidak hanya meningkatkan kualitas asuhan, tetapi juga memberdayakan keluarga untuk menjadi mitra aktif dalam perjalanan kesehatan mereka. Ini adalah langkah krusial menuju peningkatan kualitas hidup keluarga di Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam praktik keperawatan, keluarga merupakan unit penting yang membutuhkan perhatian holistik. Perawat tidak hanya merawat individu, tetapi juga seluruh sistem keluarga, memahami dinamika dan interaksi antar anggotanya. Untuk memastikan asuhan yang tepat dan terstandardisasi, penggunaan instrumen diagnostik yang akurat menjadi krusial. Salah satu pedoman utama yang digunakan di Indonesia adalah Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI). &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2656,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[326],"tags":[722,530,335,769],"class_list":["post-2657","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-informasi","tag-diagnosa","tag-keluarga","tag-keperawatan","tag-sdki"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v28.2) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>### Judul: Diagnosa Keperawatan Keluarga SDKI: Panduan Lengkap Asuhan Holistik - AKPER Sintang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam praktik keperawatan, keluarga merupakan unit penting yang membutuhkan perhatian holistik.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"### Judul: Diagnosa Keperawatan Keluarga SDKI: Panduan Lengkap Asuhan Holistik\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam praktik keperawatan, keluarga merupakan unit penting yang membutuhkan perhatian holistik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AKPER Sintang\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-07T02:44:17+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\"},\"headline\":\"### Judul: Diagnosa Keperawatan Keluarga SDKI: Panduan Lengkap Asuhan Holistik\",\"datePublished\":\"2025-08-07T02:44:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki\"},\"wordCount\":791,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki.webp\",\"keywords\":[\"diagnosa\",\"keluarga\",\"Keperawatan\",\"sdki\"],\"articleSection\":[\"Informasi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki\",\"name\":\"### Judul: Diagnosa Keperawatan Keluarga SDKI: Panduan Lengkap Asuhan Holistik - AKPER Sintang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki.webp\",\"datePublished\":\"2025-08-07T02:44:17+00:00\",\"description\":\"Dalam praktik keperawatan, keluarga merupakan unit penting yang membutuhkan perhatian holistik.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"Diagnosa Keperawatan Keluarga Sdki\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"### Judul: Diagnosa Keperawatan Keluarga SDKI: Panduan Lengkap Asuhan Holistik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog AKPER Sintang\",\"description\":\"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"AKPER SINTANG\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"AKPER SINTANG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"administrator\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"### Judul: Diagnosa Keperawatan Keluarga SDKI: Panduan Lengkap Asuhan Holistik - AKPER Sintang","description":"Dalam praktik keperawatan, keluarga merupakan unit penting yang membutuhkan perhatian holistik.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"### Judul: Diagnosa Keperawatan Keluarga SDKI: Panduan Lengkap Asuhan Holistik","og_description":"Dalam praktik keperawatan, keluarga merupakan unit penting yang membutuhkan perhatian holistik.","og_url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki","og_site_name":"Blog AKPER Sintang","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","article_published_time":"2025-08-07T02:44:17+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920"},"headline":"### Judul: Diagnosa Keperawatan Keluarga SDKI: Panduan Lengkap Asuhan Holistik","datePublished":"2025-08-07T02:44:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki"},"wordCount":791,"publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki.webp","keywords":["diagnosa","keluarga","Keperawatan","sdki"],"articleSection":["Informasi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki","name":"### Judul: Diagnosa Keperawatan Keluarga SDKI: Panduan Lengkap Asuhan Holistik - AKPER Sintang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki.webp","datePublished":"2025-08-07T02:44:17+00:00","description":"Dalam praktik keperawatan, keluarga merupakan unit penting yang membutuhkan perhatian holistik.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#primaryimage","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"Diagnosa Keperawatan Keluarga Sdki"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/diagnosa-keperawatan-keluarga-sdki#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"### Judul: Diagnosa Keperawatan Keluarga SDKI: Panduan Lengkap Asuhan Holistik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","name":"Blog AKPER Sintang","description":"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter","publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization","name":"AKPER SINTANG","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"AKPER SINTANG"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","https:\/\/www.instagram.com\/akpersintang","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["administrator"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2657","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2657"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2657\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2656"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2657"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2657"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2657"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}