{"id":2435,"date":"2025-08-05T09:36:52","date_gmt":"2025-08-05T02:36:52","guid":{"rendered":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem"},"modified":"2025-08-05T09:36:52","modified_gmt":"2025-08-05T02:36:52","slug":"pembelajaran-berbasis-stem","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem","title":{"rendered":"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan"},"content":{"rendered":"<h1>Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan<\/h1>\n<p>Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, Pembelajaran Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) hadir sebagai pendekatan inovatif. Konsep ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan abad ke-21, fokus pada aplikasi pengetahuan nyata, serta mendorong pemikiran kritis dan kreatif untuk memecahkan masalah.<\/p>\n<p>STEM bukan sekadar gabungan empat disiplin ilmu, melainkan integrasi holistik yang menunjukkan keterkaitan antardisiplin. Di era digital, kebutuhan SDM dengan pemahaman kuat di sains, teknologi, rekayasa, dan matematika sangat krusial. Indonesia memandang STEM sebagai pilar utama untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan relevan demi daya saing global.<\/p>\n<h2>Apa Itu Pembelajaran Berbasis STEM?<\/h2>\n<p>Pembelajaran Berbasis STEM adalah metode pendidikan yang mengintegrasikan Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika. Tujuannya menciptakan pengalaman belajar kohesif, di mana siswa melihat bagaimana konsep ilmu saling terkait dan dapat digunakan menyelesaikan masalah kompleks. Fokusnya bergeser dari hafalan fakta menjadi eksplorasi, penemuan, dan penerapan praktis.<\/p>\n<p>Pendekatan STEM berpusat pada proyek, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Siswa diajak bekerja tim, merancang solusi, melakukan eksperimen, dan menganalisis data layaknya profesional STEM. Ini membantu mereka mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas yang sangat penting untuk pasar kerja mendatang.<\/p>\n<h2>Mengapa STEM Penting di Era Kini?<\/h2>\n<p>Pentingnya STEM sangat relevan di tengah Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 yang menuntut adaptasi serta inovasi. Pekerjaan masa depan akan didominasi bidang yang memerlukan keterampilan STEM, seperti AI dan energi terbarukan. Menguasai dasar-dasar STEM, siswa lebih siap berkontribusi dalam ekonomi global yang dinamis.<\/p>\n<p>Selain persiapan karir, STEM juga menumbuhkan pola pikir kritis dan logis. Siswa belajar mendekati masalah secara ilmiah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan bukti, dan menarik kesimpulan rasional. Kemampuan ini tidak hanya berguna untuk karir STEM, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, membantu individu membuat keputusan yang lebih baik.<\/p>\n<h2>Manfaat Pembelajaran STEM bagi Siswa<\/h2>\n<p>Implementasi STEM memberikan banyak manfaat langsung bagi siswa. Salah satunya adalah meningkatkan minat belajar, terutama pada mata pelajaran yang sering dianggap sulit seperti matematika dan fisika. Dengan proyek hands-on dan tantangan dunia nyata, siswa melihat relevansi dan aplikasi dari materi, menjadikan proses belajar lebih menarik dan bermakna.<\/p>\n<p>Lebih jauh, STEM mendorong siswa menjadi inovator dan pemecah masalah proaktif. Mereka tidak hanya menerima informasi, tetapi diajarkan untuk bertanya, meneliti, dan menciptakan solusi. Keterampilan ini krusial untuk sukses di berbagai bidang, baik akademis maupun profesional, memungkinkan mereka beradaptasi dan menciptakan peluang baru di masa depan.<\/p>\n<h2>Penerapan STEM dalam Kurikulum Pendidikan<\/h2>\n<p>Di Indonesia, upaya penerapan STEM dalam kurikulum pendidikan terus digalakkan. Ini mencakup perancangan ulang silabus agar lebih terintegrasi, bukan lagi mengajarkan mata pelajaran secara terpisah. Contohnya, pelajaran fisika dapat dikaitkan dengan prinsip rekayasa dalam membangun jembatan, atau matematika untuk menganalisis data proyek biologi.<\/p>\n<p>Penerapan ini juga membutuhkan dukungan infrastruktur memadai, seperti laboratorium lengkap, peralatan teknologi, dan bahan ajar relevan. Banyak sekolah dan perguruan tinggi mengembangkan program khusus STEM, bahkan membentuk klub sains dan robotika untuk menampung minat siswa di luar jam pelajaran formal.<\/p>\n<h2>Tantangan dan Solusi Implementasi STEM<\/h2>\n<p>Implementasi Pembelajaran Berbasis STEM menghadapi sejumlah tantangan. Ketersediaan guru kompeten dalam mengintegrasikan disiplin ilmu, keterbatasan fasilitas, dan perubahan pola pikir dari metode tradisional masih menjadi kendala. Diperlukan investasi signifikan untuk pelatihan guru dan penyediaan infrastruktur yang memadai.<\/p>\n<p>Solusi mulai banyak diterapkan melalui kolaborasi pemerintah, lembaga pendidikan, industri, dan komunitas. Program pelatihan guru intensif, pengembangan modul ajar digital, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran jarak jauh dapat memperluas jangkauan. Penting juga menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang STEM demi ekosistem yang mendukung.<\/p>\n<h3>Peran Guru dalam Pembelajaran STEM<\/h3>\n<p>Guru adalah kunci keberhasilan Pembelajaran Berbasis STEM. Mereka bukan lagi sekadar penyampai materi, melainkan fasilitator, mentor, dan inspirator. Guru harus mampu merancang pengalaman belajar menantang, menarik, dan relevan, serta mendorong siswa aktif berpartisipasi dalam eksplorasi dan pemecahan masalah.<\/p>\n<p>Kemampuan guru mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu sangat krusial. Guru IPA mungkin berkolaborasi dengan guru matematika atau teknologi untuk proyek bersama. Ini membedakan STEM, di mana guru harus memiliki pemahaman interdisipliner untuk membimbing siswa melalui proses penemuan yang kompleks.<\/p\n\n<h3>Pemanfaatan Teknologi dalam STEM<\/h3>\n<p>Teknologi adalah tulang punggung Pembelajaran Berbasis STEM. Dari aplikasi simulasi dan perangkat lunak desain hingga robotika dan coding, teknologi membuka dimensi baru dalam belajar. Konsep abstrak divisualisasikan, eksperimen rumit disederhanakan, dan data dianalisis lebih efisien, membuat pembelajaran interaktif dan mendalam.<\/p>\n<p>Misalnya, siswa dapat menggunakan perangkat lunak CAD untuk merancang prototipe, atau memprogram robot. Ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis mereka tetapi juga mengembangkan pemikiran komputasi dan pemecahan masalah algoritmik. Pemanfaatan teknologi juga memungkinkan pembelajaran personal dan adaptif, sesuai kecepatan belajar siswa.<\/p>\n<h2>Masa Depan Pendidikan dengan STEM<\/h2>\n<p>Masa depan pendidikan global sangat terhubung dengan pengembangan dan implementasi Pembelajaran Berbasis STEM. Seiring kemajuan teknologi dan perubahan kebutuhan pasar, pendidikan harus menghasilkan individu cerdas, adaptif, inovatif, serta memiliki keterampilan relevan di era digital. STEM menawarkan kerangka kuat untuk mencapai tujuan ini.<\/p>\n<p>Pendidikan berlandaskan STEM akan membentuk generasi yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru, memimpin inovasi, dan menyelesaikan permasalahan global, dari perubahan iklim hingga kesehatan. Ini adalah investasi jangka panjang yang membawa bangsa menuju kemajuan berkelanjutan dan kompetitif di panggung dunia.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Pembelajaran Berbasis STEM adalah fondasi penting untuk membangun masa depan pendidikan yang relevan dan berdaya saing. Dengan mengintegrasikan Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika, pendekatan ini membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.<\/p>\n<p>Meskipun tantangannya tidak sedikit, dengan komitmen semua pihak\u2014pemerintah, pendidik, industri, masyarakat\u2014serta inovasi metode pengajaran dan pemanfaatan teknologi, STEM dapat terus dikembangkan. Ini langkah krusial menyiapkan generasi penerus yang mampu berinovasi dan memimpin di era global, demi kemajuan bangsa di masa mendatang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, Pembelajaran Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) hadir sebagai pendekatan inovatif. Konsep ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan abad ke-21, fokus pada aplikasi pengetahuan nyata, serta mendorong pemikiran kritis dan kreatif untuk memecahkan masalah. STEM bukan sekadar gabungan empat disiplin ilmu, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2434,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[539,259],"class_list":["post-2435","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-edukasi","tag-berbasis","tag-pembelajaran"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.6 (Yoast SEO v28.2) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan - AKPER Sintang<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, Pembelajaran Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) hadir sebagai pendekatan inovatif. Konsep ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan abad ke-21, fokus pada aplikasi pengetahuan nyata, serta mendorong pemikiran kritis dan kreatif untuk memecahkan masalah. STEM bukan sekadar gabungan empat disiplin ilmu, &hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AKPER Sintang\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-05T02:36:52+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\"},\"headline\":\"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan\",\"datePublished\":\"2025-08-05T02:36:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem\"},\"wordCount\":634,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/pembelajaran-berbasis-stem-2.webp\",\"keywords\":[\"berbasis\",\"Pembelajaran\"],\"articleSection\":[\"Edukasi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem\",\"name\":\"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan - AKPER Sintang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/pembelajaran-berbasis-stem-2.webp\",\"datePublished\":\"2025-08-05T02:36:52+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/pembelajaran-berbasis-stem-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/pembelajaran-berbasis-stem-2.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"Pembelajaran Berbasis STEM\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/pembelajaran-berbasis-stem#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog AKPER Sintang\",\"description\":\"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"AKPER SINTANG\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Logo-Akpersintang.webp\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"AKPER SINTANG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/akpersintang\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/akpersintang.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"administrator\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan - AKPER Sintang","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan","og_description":"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, Pembelajaran Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) hadir sebagai pendekatan inovatif. Konsep ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan abad ke-21, fokus pada aplikasi pengetahuan nyata, serta mendorong pemikiran kritis dan kreatif untuk memecahkan masalah. STEM bukan sekadar gabungan empat disiplin ilmu, &hellip;","og_url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem","og_site_name":"Blog AKPER Sintang","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","article_published_time":"2025-08-05T02:36:52+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920"},"headline":"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan","datePublished":"2025-08-05T02:36:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem"},"wordCount":634,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/pembelajaran-berbasis-stem-2.webp","keywords":["berbasis","Pembelajaran"],"articleSection":["Edukasi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem","name":"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan - AKPER Sintang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/pembelajaran-berbasis-stem-2.webp","datePublished":"2025-08-05T02:36:52+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem#primaryimage","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/pembelajaran-berbasis-stem-2.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/pembelajaran-berbasis-stem-2.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"Pembelajaran Berbasis STEM"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/pembelajaran-berbasis-stem#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pembelajaran Berbasis STEM: Masa Depan Pendidikan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","name":"Blog AKPER Sintang","description":"Menyiapkan Tenaga Keperawatan yang Kompeten dan Berkarakter","publisher":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#organization","name":"AKPER SINTANG","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","contentUrl":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Akpersintang.webp","width":1024,"height":1024,"caption":"AKPER SINTANG"},"image":{"@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akpersintang","https:\/\/www.instagram.com\/akpersintang","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCyOd3der2NawdzJ_tPi4ctDw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/b0c9384c57fe9f00d3a9ddd9002d5920","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c6dedf5e267d19041d7fbb122decb34cc29fa59b353225f8ff8bdb0b3c31a4bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["administrator"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2435"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2435\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2434"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akpersintang.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}